TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Suasana penuh semangat dan kebersamaan menyelimuti Gedung Merah Putih Kota Bengkulu saat Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu menggelar nonton bareng (nobar) semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis melawan Spanyol, Rabu dini hari (15/7/2026). Ribuan masyarakat dari berbagai kalangan memadati aula hingga Lapangan Gedung Merah Putih untuk menyaksikan pertandingan bergengsi tersebut.
Kegiatan ini turut dihadiri Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bengkulu Medy Pebriansyah bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Asisten, Staf Ahli, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta jajaran Pemerintah Kota Bengkulu. Kehadiran para pejabat daerah yang berbaur dengan masyarakat menciptakan suasana akrab dan penuh kekeluargaan.
Sejak sebelum pertandingan dimulai, warga telah memadati lokasi nobar. Layar raksasa yang disiapkan panitia menjadi pusat perhatian para pecinta sepak bola yang antusias memberikan dukungan kepada tim favorit mereka. Sorak sorai penonton terdengar setiap kali kedua tim menciptakan peluang berbahaya.
Laga semifinal berlangsung dalam tempo tinggi. Baik Prancis maupun Spanyol saling menampilkan permainan menyerang sejak menit awal. Namun, Spanyol berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-22 melalui tendangan penalti yang dieksekusi dengan sempurna oleh Mikel Oyarzabal sehingga membawa tim berjuluk La Furia Roja unggul 1-0.
Memasuki babak kedua, dominasi Spanyol kembali membuahkan hasil. Pada menit ke-58, Pedro Porro sukses menggandakan keunggulan menjadi 2-0 melalui penyelesaian yang tidak mampu diantisipasi penjaga gawang Prancis.
Meski Prancis berusaha bangkit dan meningkatkan intensitas serangan hingga akhir pertandingan, pertahanan disiplin Spanyol mampu meredam seluruh peluang yang tercipta. Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 2-0 tetap bertahan dan memastikan langkah Spanyol menuju partai final Piala Dunia 2026.
Selain menghadirkan hiburan bagi masyarakat, kegiatan nobar tersebut juga menjadi momentum untuk menggerakkan roda perekonomian lokal. Pemkot Bengkulu sengaja melibatkan puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk membuka stan makanan, minuman, dan berbagai produk lainnya di sekitar area Gedung Merah Putih.
Keramaian pengunjung membuat lapak-lapak UMKM dipenuhi pembeli sejak sebelum pertandingan dimulai hingga acara selesai. Kondisi ini memberikan peluang bagi para pelaku usaha kecil untuk meningkatkan pendapatan melalui tingginya jumlah pengunjung.
Pj Sekda Kota Bengkulu Medy Pebriansyah mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang hadir sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Menurutnya, nobar ini menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat melalui kegiatan positif yang dapat dinikmati bersama.
"Alhamdulillah, antusias masyarakat sangat luar biasa. Bukan hanya jajaran Pemerintah Kota Bengkulu yang hadir, tetapi masyarakat dari berbagai kalangan juga memenuhi Gedung Merah Putih untuk menyaksikan pertandingan semifinal Piala Dunia ini. Bahkan banyak generasi muda yang ikut meramaikan suasana," ujar Medy.
Ia menambahkan, Pemkot Bengkulu memang sengaja mengajak para pelaku UMKM untuk berpartisipasi agar momentum pertandingan sepak bola dunia tersebut tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
"Pelaku UMKM kita undang agar bisa ikut meramaikan kegiatan ini. Harapan kami, dagangan mereka laris sehingga pendapatan masyarakat juga meningkat. Momentum seperti Piala Dunia harus bisa memberikan dampak positif, tidak hanya dari sisi hiburan tetapi juga terhadap perekonomian daerah," katanya.
Medy berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada berbagai agenda olahraga maupun kegiatan nasional lainnya sebagai ruang berkumpul masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
Melalui penyelenggaraan nobar yang berlangsung aman, tertib, dan meriah, Pemerintah Kota Bengkulu menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan ruang hiburan yang sehat sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah, warga, dan pelaku UMKM diharapkan terus terjalin sehingga setiap kegiatan publik mampu memberikan manfaat sosial maupun ekonomi bagi Kota Bengkulu.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra