Skip to main content

Pajak Kendaraan Rendah, Perlindungan Korban Kecelakaan Jadi Sorotan

Pajak Kendaraan Rendah, Perlindungan Korban Kecelakaan Jadi Sorotan

TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menerima kunjungan resmi Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Bengkulu, Fitri Agustina, di ruang kerjanya, Selasa (3/3). Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas yang belakangan menunjukkan tren peningkatan di wilayah Provinsi Bengkulu.

Dalam diskusi yang berlangsung hangat, kedua pihak menyoroti tingginya kasus kecelakaan yang melibatkan usia produktif, khususnya kalangan remaja dan pelajar. Pemerintah Provinsi Bengkulu menilai kondisi ini perlu penanganan serius dan langkah preventif yang lebih masif, agar keselamatan generasi muda dapat terjaga.

Herwan Antoni menegaskan bahwa edukasi keselamatan berkendara harus dimulai sejak dini. Ia meminta Jasa Raharja tidak hanya berperan saat terjadi kecelakaan melalui pemberian santunan, tetapi juga aktif dalam upaya pencegahan. Salah satu langkah konkret yang diusulkan adalah mengintensifkan sosialisasi langsung ke sekolah-sekolah, baik tingkat SMP maupun SMA.

Menurutnya, penggunaan helm standar saat mengendarai sepeda motor masih sering diabaikan oleh pelajar. Padahal, helm merupakan perlindungan paling mendasar untuk meminimalkan risiko fatal ketika terjadi kecelakaan. Selain itu, pemahaman mengenai tata tertib berlalu lintas, etika berkendara, serta bahaya kebut-kebutan di jalan raya juga perlu terus ditanamkan.

“Keselamatan tidak bisa ditawar. Edukasi harus konsisten dan menyentuh langsung pelajar sebagai kelompok yang rentan,” tegas Herwan. Ia berharap program penyuluhan dapat dikemas secara menarik dan interaktif agar mudah diterima generasi muda.

Menanggapi hal tersebut, Fitri Agustina menyambut baik dorongan dari pemerintah daerah. Ia menyatakan kesiapan Jasa Raharja Bengkulu untuk memperluas kegiatan sosialisasi keselamatan lalu lintas, termasuk menggandeng pihak kepolisian serta dinas pendidikan agar pelaksanaannya lebih efektif dan terstruktur.

Fitri juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun budaya tertib berlalu lintas. Menurutnya, upaya pencegahan kecelakaan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan instansi terkait menjadi kunci dalam menciptakan perubahan perilaku masyarakat.

Selain membahas aspek keselamatan, audiensi tersebut turut menyinggung persoalan kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor. Fitri menjelaskan bahwa dana santunan bagi korban kecelakaan yang dikelola Jasa Raharja bersumber dari kontribusi masyarakat melalui pembayaran pajak kendaraan. Oleh karena itu, kesadaran membayar pajak memiliki kaitan langsung dengan perlindungan korban kecelakaan.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mendorong masyarakat agar lebih taat dalam memenuhi kewajiban tersebut. Kampanye kepatuhan pajak, menurutnya, perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan pendekatan persuasif dan edukatif.

Herwan Antoni mengakui bahwa tingkat kepatuhan pajak kendaraan di Provinsi Bengkulu masih memprihatinkan. Dari total kendaraan yang terdaftar, baru sekitar 31 persen yang tercatat aktif membayar pajak. Angka ini dinilai masih jauh dari ideal dan menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah daerah.

Rendahnya kepatuhan tersebut bukan hanya berdampak pada penerimaan pendapatan asli daerah, tetapi juga berpengaruh pada optimalisasi perlindungan bagi korban kecelakaan lalu lintas. Pemerintah Provinsi Bengkulu, kata Herwan, akan terus mencari strategi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, termasuk melalui inovasi pelayanan dan kemudahan akses pembayaran pajak.

Pertemuan itu ditutup dengan penyerahan cenderamata sebagai simbol komitmen bersama dalam memperkuat kerja sama. Sesi foto bersama mengakhiri audiensi yang diharapkan menjadi langkah awal penguatan sinergi antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Jasa Raharja dalam mewujudkan lalu lintas yang lebih aman dan tertib.

Dengan kolaborasi yang semakin erat, kedua pihak optimistis angka kecelakaan di Bengkulu dapat ditekan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan dan kewajiban administrasi kendaraan bermotor.

Pewarta: Amg

Editing: Adi Saputra