TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Memasuki awal tahun 2026, Pemerintah Kota Bengkulu memastikan seluruh proyek infrastruktur yang dikerjakan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) pada tahun anggaran 2025 telah dituntaskan sepenuhnya. Salah satu proyek strategis yang kini resmi siap dimanfaatkan masyarakat adalah kawasan Pasar Barukoto, yang menjadi sentra perdagangan baru di Kota Bengkulu.
Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu, Noprisman, menyampaikan bahwa seluruh kegiatan fisik yang direncanakan pada 2025 telah rampung 100 persen sesuai target. Ia menegaskan tidak ada lagi pekerjaan yang tertunda, termasuk pembangunan Pasar Barukoto yang kini sudah dapat digunakan oleh para pedagang maupun masyarakat umum.
“Alhamdulillah, seluruh kegiatan di Dinas PUPR Kota Bengkulu pada tahun anggaran 2025 telah selesai. Pasar Barukoto juga sudah rampung dan saat ini sudah bisa dimanfaatkan,” ujar Noprisman saat ditemui pada Jumat (9/1/2026).
Menurut Noprisman, selesainya pembangunan pasar ini menjadi salah satu bukti komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan fasilitas publik, khususnya di sektor perdagangan. Dengan wajah baru dan bangunan yang lebih representatif, Pasar Barukoto diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi pedagang dan pembeli.
Namun demikian, Noprisman menjelaskan bahwa pengaturan teknis operasional pasar, termasuk penempatan dan penataan lapak pedagang, bukan berada di bawah kewenangan Dinas PUPR. Hal tersebut menjadi tanggung jawab Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Bengkulu sebagai instansi yang membidangi pengelolaan pasar.
“Kami di PUPR fokus pada pembangunan fisik. Untuk penempatan pedagang dan operasional pasar sepenuhnya menjadi kewenangan Disperindag,” jelasnya.
Meski pembangunan gedung utama telah selesai, Dinas PUPR tidak berhenti sampai di situ. Pada tahun anggaran 2026, PUPR Kota Bengkulu berencana melanjutkan penataan kawasan pendukung Pasar Barukoto guna meningkatkan kenyamanan dan daya tarik pasar tersebut.
Salah satu fokus utama adalah penataan lingkungan sekitar pasar, khususnya penyediaan lahan parkir yang lebih memadai. Saat ini, kawasan sekitar pasar masih dipenuhi pepohonan besar yang belum tertata secara optimal.
“Karena ini masih baru, mungkin kenyamanannya belum terlihat maksimal. Ke depan, kawasan sekitar akan kita bersihkan dan tata kembali. Area yang masih ditumbuhi pohon-pohon besar akan kita kelola untuk dijadikan lahan parkir agar lebih rapi dan layak,” ungkap Noprisman.
Ia menambahkan, penataan parkir yang baik sangat penting untuk mendukung aktivitas jual beli dan mengurangi potensi kemacetan di sekitar kawasan pasar. Dengan lingkungan yang tertata, diharapkan pengunjung semakin nyaman dan tertarik berbelanja di Pasar Barukoto.
Dengan rampungnya seluruh proyek fisik ini, Pemerintah Kota Bengkulu optimistis Pasar Barukoto dapat menjadi penggerak ekonomi baru bagi masyarakat. Keberadaan pasar yang representatif diharapkan mampu meningkatkan aktivitas perdagangan, membuka peluang usaha, serta memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan warga Kota Bengkulu secara keseluruhan.
Peawarta : Amg
Editing : Adi Saputra