TEROPONGPUBLIK.CO.ID — Pemerintah Desa (Pemdes) Jeranglah Rendah, Kecamatan Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, menunjukkan komitmennya terhadap kemajuan dunia pendidikan dengan memberikan beasiswa kepada siswa-siswi berprestasi tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) sederajat, Kamis (10/07/2025).
Program ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah desa terhadap pendidikan generasi muda. Dalam kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Jeranglah Rendah tersebut, sebanyak 26 siswa menerima beasiswa berupa bingkisan dan piagam penghargaan.
Kepala Desa Jeranglah Rendah, Junali, mengatakan bahwa program ini telah menjadi rutinitas selama masa kepemimpinannya dan akan terus berlanjut. Ia menuturkan, beasiswa ini bukan hanya sekadar bentuk penghargaan, namun lebih jauh diharapkan menjadi pemantik semangat bagi para pelajar untuk terus meningkatkan prestasi mereka.
> “Pemberian beasiswa atau hadiah untuk anak-anak berprestasi ini kami harapkan bisa menambah semangat belajar mereka, supaya lebih berprestasi lagi ke depannya,” ujar Junali dalam sambutannya.
Menariknya, dana beasiswa tersebut bukan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), melainkan dari dana operasional Kepala Desa sendiri. Hal ini mencerminkan kepedulian pribadi Junali terhadap pentingnya pendidikan sebagai fondasi masa depan bangsa.
> “Ini adalah bentuk komitmen dan niat kami untuk turut serta mencetak generasi muda yang cerdas dan berdaya saing. Meskipun tidak besar, kami ingin siswa dan orang tua tahu bahwa desa hadir dan peduli dengan pendidikan anak-anak mereka,” tambahnya.
Lebih lanjut Junali menekankan bahwa perhatian desa kepada siswa tidak hanya sebatas materi. Ia berharap penerima beasiswa dapat merasakan dukungan moral dan sosial dari lingkungannya.
> “Kami minta anak-anak penerima beasiswa tidak hanya melihat isi bingkisan, tapi pahami bahwa ini adalah bentuk dukungan dan perhatian dari pemerintah desa kepada mereka. Desa ingin mereka tumbuh menjadi anak-anak yang sukses,” imbuhnya.
Dukungan dari Lembaga Desa
Langkah yang diambil Pemdes Jeranglah Rendah ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, termasuk Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Salah satu Anggota BPD Jeranglah Rendah, Yenti, menyampaikan apresiasinya terhadap program ini. Menurutnya, kebijakan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada siswa, tetapi juga menjadi inspirasi bagi keluarga dan masyarakat untuk lebih memperhatikan dunia pendidikan.
> “Kami sangat mengapresiasi inisiatif pemerintah desa. Ini langkah yang sangat positif. Mudah-mudahan ke depannya bisa lebih ditingkatkan, baik dari jumlah maupun cakupan penerima,” ujar Yenti.
Yenti menambahkan bahwa program ini bisa menjadi motivasi bagi siswa lainnya agar berlomba-lomba meraih prestasi. Dengan begitu, atmosfer pendidikan di desa akan semakin sehat dan produktif.
> “Ini bisa menjadi pemacu semangat bagi anak-anak lain yang belum mendapatkan beasiswa. Mereka akan termotivasi untuk belajar lebih giat agar bisa menjadi bagian dari penerima di tahun-tahun berikutnya,” tuturnya.
Orang Tua dan Siswa Ikut Terharu
Beberapa orang tua siswa yang hadir dalam acara penyerahan beasiswa mengaku bangga dan bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah desa. Menurut mereka, bentuk penghargaan ini bukan hanya menyenangkan anak-anak, tapi juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga.
> “Anak saya sangat senang mendapat beasiswa dari desa. Ini pertama kalinya dia dapat piagam penghargaan. Saya sebagai orang tua merasa dihargai juga. Terima kasih kepada Bapak Kades dan seluruh perangkat desa,” ungkap Siti, salah satu orang tua siswa.
Seorang siswa penerima beasiswa, Rizky, mengungkapkan rasa senangnya atas penghargaan yang diterimanya.
> “Saya senang dapat hadiah dan piagam. Saya janji mau belajar lebih rajin lagi biar tahun depan dapat lagi,” katanya sambil tersenyum malu.
Komitmen Membangun Sumber Daya Manusia
Pemerintah Desa Jeranglah Rendah meyakini bahwa pembangunan fisik harus diimbangi dengan pembangunan sumber daya manusia (SDM). Oleh karena itu, selain menjalankan program pembangunan infrastruktur, perhatian terhadap dunia pendidikan menjadi salah satu prioritas utama.
Junali menegaskan, ke depan Pemdes akan terus mencari inovasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di desa, baik melalui program pelatihan, penyuluhan, maupun kerja sama dengan pihak-pihak terkait.
> “Kami ingin ke depan bukan hanya beasiswa, tapi juga ada program lain yang bisa menunjang pendidikan anak-anak kita, seperti pelatihan, kelas tambahan, atau pembinaan minat dan bakat,” pungkasnya.
Dengan semangat membangun dari desa, Pemdes Jeranglah Rendah telah memberi contoh bahwa perhatian terhadap dunia pendidikan tidak harus menunggu anggaran besar, namun bisa dimulai dari niat tulus dan kepedulian yang nyata. Program beasiswa ini diharapkan menjadi pijakan awal untuk membangun generasi muda yang cemerlang dan mampu bersaing di masa depan.
Pewarta: Iksanudin
Editing: Adi Saputra