TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor ekonomi masyarakat melalui peningkatan sarana dan prasarana publik. Salah satu langkah strategis yang saat ini tengah dilakukan adalah melanjutkan proses rehabilitasi dan renovasi kawasan Barukoto I dan II. Proyek yang telah lama dinantikan masyarakat itu kini memasuki tahap akhir atau finishing, dan diproyeksikan mampu memberikan dampak positif dalam jangka panjang.
“Barukoto I dan II kita rehab dan renovasi, ini sedang finishing,” ujarnya saat meninjau langsung progres pekerjaan di lokasi. Ia menjelaskan bahwa pembenahan kawasan tersebut bukan hanya persoalan mempercantik tampilan fisik, tetapi lebih dari itu, merupakan upaya menciptakan ruang ekonomi yang lebih produktif, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
Menurutnya, pembaruan infrastruktur ini dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, khususnya para pedagang dan pelaku usaha lokal yang selama ini menggantungkan mata pencaharian di kawasan Barukoto. Dengan fasilitas yang lebih tertata, ia berharap produktivitas ekonomi bisa meningkat, sekaligus menciptakan suasana yang lebih kondusif bagi transaksi perdagangan.
Pada intinya, inisiatif ini dilakukan demi peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat. Pemerintah menyadari bahwa perekonomian daerah tidak hanya didorong oleh sektor besar seperti industri atau investasi, tetapi juga oleh sektor perdagangan rakyat yang bergerak di kawasan-kawasan strategis seperti Barukoto. Karena itu, pembenahan fasilitas publik menjadi salah satu fokus utama agar para pedagang dapat beroperasi dengan lebih optimal.
Renovasi kawasan Barukoto I dan II meliputi penataan lapak pedagang, perbaikan drainase, peningkatan sanitasi, pembangunan jalur pedestrian, serta pemanfaatan ruang parkir yang lebih tertata. Dengan penataan yang lebih modern dan terorganisir, pemerintah yakin kawasan ini akan menjadi salah satu pusat kegiatan ekonomi yang semakin diminati masyarakat maupun pengunjung dari luar daerah.
Selain itu, penyelesaian proyek ini diharapkan mampu menciptakan multiplier effect bagi sektor lain seperti jasa, transportasi, dan UMKM. Para pedagang yang selama ini bekerja dalam kondisi yang kurang memadai akan mendapat tempat usaha yang lebih layak, sementara masyarakat umum juga akan merasakan manfaat berupa fasilitas publik yang lebih representatif.
Ia menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur harus selalu sejalan dengan peningkatan kualitas ekonomi masyarakat. “Kita ingin masyarakat merasakan langsung manfaatnya. Jika kawasan ini tertata, aktivitas ekonomi pasti bergerak lebih baik, dan kesejahteraan masyarakat akan ikut meningkat,” jelasnya.
Dengan rampungnya tahap finishing dalam waktu dekat, pemerintah optimistis bahwa Barukoto I dan II akan kembali menjadi pusat ekonomi yang hidup dan mampu mendorong geliat perdagangan lokal. Masyarakat pun menyambut positif upaya ini, dengan harapan renovasi tersebut membawa dampak nyata bagi peningkatan pendapatan dan kualitas lingkungan usaha mereka.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra