TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Kepahiang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah akan menggelar sejumlah kegiatan bernuansa Islami. Agenda utama dari rangkaian tersebut adalah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat kabupaten, yang sekaligus menjadi bagian dari peringatan tahun baru Hijriah.
Kepala Bagian Kesra Setda Kepahiang, Devison, S.STP, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan rapat koordinasi awal bersama berbagai unsur masyarakat dan lembaga keagamaan. Rapat tersebut bertujuan menyamakan persepsi dalam pelaksanaan kegiatan Islami yang akan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
“Kami sudah mengadakan pertemuan awal yang dihadiri oleh tokoh agama, organisasi kemasyarakatan Islam, serta perwakilan dari Kementerian Agama. Hal ini penting untuk mempersiapkan kegiatan yang mampu menghidupkan syiar Islam di Kepahiang,” ujar Devison saat ditemui pada Senin (2/6/2025).
Sebagai bentuk partisipasi aktif masyarakat, Pemkab Kepahiang juga akan menyelenggarakan pawai ta’aruf dan berbagai lomba Islami. Kegiatan ini terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat, baik pelajar, remaja, maupun orang dewasa.
“Pawai ta’aruf akan menjadi pembuka kegiatan dalam rangka menyambut 1 Muharam. Selain itu, kami juga akan menyelenggarakan berbagai perlombaan bernuansa keislaman, seperti lomba adzan, pidato Islami, serta lomba kaligrafi. Harapannya, semarak peringatan tahun baru Islam bisa dirasakan oleh seluruh warga,” jelasnya.
MTQ tingkat kabupaten yang menjadi inti kegiatan ini akan menjadi ajang untuk menyeleksi qori dan qoriah terbaik dari berbagai kecamatan. Para peserta yang berhasil meraih juara akan dipersiapkan untuk mewakili Kabupaten Kepahiang di ajang MTQ tingkat provinsi, bahkan nasional.
“MTQ bukan hanya sekadar lomba, tetapi juga menjadi sarana untuk menggali dan mengembangkan potensi generasi muda dalam membaca dan memahami Al-Qur’an. Kami berharap, melalui ajang ini akan muncul bibit unggul yang bisa membawa nama baik Kepahiang di level yang lebih tinggi,” tambah Devison.
Lebih dari sekadar seremoni, peringatan Tahun Baru Islam tahun ini juga diharapkan menjadi momen refleksi spiritual bagi masyarakat. Pemkab Kepahiang mengajak seluruh warga untuk menjadikan 1 Muharam sebagai awal baru dalam memperkuat iman dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
“Momentum ini sangat baik untuk mempererat silaturahmi dan semangat kebersamaan antarumat Islam di Kepahiang. Mari kita jadikan peringatan ini sebagai sarana memperkokoh ukhuwah Islamiyah dan mendorong tumbuhnya nilai-nilai religius dalam kehidupan bermasyarakat,” pungkas Devison.
Dengan rangkaian kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kepahiang ingin memastikan bahwa nilai-nilai keislaman tetap tumbuh dan berkembang di tengah dinamika masyarakat modern, serta memberi ruang bagi generasi muda untuk aktif dalam kegiatan keagamaan yang positif.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra