Skip to main content

Pemkab Seluma Buka Ruang Dialog, Mahasiswa Sampaikan Aspirasi Pembangunan

Audiensi tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Seluma Teddy Rahman, didampingi Wakil Bupati Gustianto. Dari pihak mahasiswa, pertemuan dipimpin oleh Ketua HimaseL, Rego Bangkito, bersama sejumlah perwakilan organisasi mahasiswa.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Kabupaten Seluma menegaskan komitmennya terhadap transparansi dan partisipasi publik dengan menerima audiensi Himpunan Mahasiswa Seluma (HimaseL), yang digelar di ruang rapat Bupati Seluma, Selasa. Pertemuan ini menjadi wadah strategis bagi mahasiswa untuk menyampaikan gagasan, kritik, serta harapan terkait arah pembangunan daerah.

Audiensi tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Seluma Teddy Rahman, didampingi Wakil Bupati Gustianto. Dari pihak mahasiswa, pertemuan dipimpin oleh Ketua HimaseL, Rego Bangkito, bersama sejumlah perwakilan organisasi mahasiswa. Suasana diskusi berlangsung terbuka, dinamis, dan penuh semangat kolaborasi antara generasi muda dan pemerintah daerah.

Dalam forum tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah aspirasi yang mencakup berbagai sektor, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Aspirasi yang disampaikan mencerminkan kepedulian mahasiswa terhadap kemajuan daerah sekaligus menunjukkan peran aktif mereka sebagai bagian dari elemen pembangunan.

Bupati Teddy Rahman menyambut baik kehadiran mahasiswa serta mengapresiasi kontribusi pemikiran yang disampaikan. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam pembangunan daerah merupakan hal penting yang perlu terus didorong, terutama dalam menciptakan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Partisipasi mahasiswa menjadi energi positif bagi pemerintah daerah. Kami sangat terbuka terhadap masukan dan kritik yang konstruktif demi kemajuan Seluma,” ujar Teddy Rahman.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap berkomitmen menjalankan program pembangunan secara optimal meskipun menghadapi tantangan efisiensi anggaran. Kebijakan efisiensi, kata dia, tidak menjadi penghalang, melainkan menjadi dorongan untuk lebih selektif dan strategis dalam menentukan prioritas pembangunan.

“Dengan keterbatasan anggaran, kami tetap berupaya menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Program pembangunan tetap berjalan secara bertahap dengan memperhatikan skala prioritas,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang tidak hanya aktif dalam menyampaikan aspirasi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat. Ia berharap mahasiswa Seluma dapat menjadi representasi daerah yang membanggakan, baik di tingkat regional maupun nasional.

Sementara itu, Wakil Bupati Gustianto turut memberikan pandangannya terkait pentingnya menjaga soliditas di kalangan mahasiswa. Ia mengajak generasi muda untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah serta mengedepankan kegiatan yang berdampak positif bagi masyarakat.

“Mahasiswa harus tetap kompak dan fokus pada hal-hal produktif. Sinergi antara mahasiswa dan pemerintah sangat diperlukan untuk mempercepat pembangunan daerah,” ujarnya.

Gustianto juga menegaskan bahwa pemerintah daerah selalu membuka ruang komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk mahasiswa. Menurutnya, pembangunan yang inklusif hanya dapat terwujud apabila semua elemen masyarakat dilibatkan secara aktif dalam proses perencanaan dan pelaksanaan.

“Kami tidak menutup diri. Justru kami mendorong adanya komunikasi yang intens dengan masyarakat, termasuk mahasiswa, agar pembangunan yang dilakukan benar-benar tepat sasaran,” jelasnya.

Audiensi ini juga dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Seluma, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menampung dan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan kalangan mahasiswa. Sinergi yang terbangun diyakini mampu mendorong percepatan pembangunan serta menciptakan kebijakan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dengan adanya forum dialog seperti ini, Pemerintah Kabupaten Seluma menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan tata kelola pemerintahan yang terbuka, partisipatif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra