Skip to main content

Pemkot Bengkulu Dorong Dukungan Perbankan Bangun Gazebo Gratis di Pantai Panjang

Pemerintah Kota Bengkulu mengajak perbankan berpartisipasi membangun gazebo gratis di Pantai Panjang guna meningkatkan daya tarik wisata dan kenyamanan pengunjung.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Upaya mempercepat pengembangan sektor pariwisata terus dilakukan Pemerintah Kota Bengkulu. Salah satu langkah strategis yang kini didorong adalah melibatkan sektor perbankan dalam pembangunan fasilitas umum di kawasan wisata unggulan, khususnya Pantai Panjang.

Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menegaskan bahwa pembangunan pariwisata tidak bisa hanya mengandalkan anggaran pemerintah semata. Diperlukan sinergi dan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan lembaga keuangan, agar pengembangan destinasi wisata dapat berjalan lebih optimal.

Menurutnya, Pantai Panjang sebagai ikon wisata Kota Bengkulu memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Namun, peningkatan fasilitas penunjang bagi wisatawan menjadi kebutuhan mendesak, salah satunya melalui penyediaan gazebo gratis yang dapat dimanfaatkan pengunjung untuk beristirahat.

“Pantai Panjang ini adalah wajah pariwisata kita. Jadi kenyamanan pengunjung harus menjadi prioritas. Salah satu yang kita dorong adalah pembangunan gazebo gratis agar wisatawan bisa menikmati suasana pantai dengan lebih nyaman,” ujar Dedy.

Sebelumnya, pembangunan gazebo di kawasan tersebut telah dimulai melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari salah satu pihak swasta. Langkah tersebut dinilai menjadi contoh konkret bagaimana kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Melanjutkan inisiatif tersebut, Pemerintah Kota Bengkulu kini mengajak pihak perbankan untuk turut berkontribusi dalam pembangunan fasilitas serupa. Dedy bahkan telah menginstruksikan Kepala Dinas Pariwisata untuk segera menyusun proposal kerja sama yang akan diajukan kepada sejumlah bank.

Langkah ini mendapat respons positif. Beberapa bank besar diketahui telah menyatakan kesiapan mereka untuk berpartisipasi dalam pembangunan gazebo di kawasan Pantai Panjang. Dukungan tersebut diharapkan mampu mempercepat penataan kawasan wisata sekaligus meningkatkan daya tarik destinasi bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.

Dedy menyebutkan bahwa jumlah gazebo yang akan dibangun cukup signifikan. Dari beberapa pihak yang telah berkomitmen, terdapat target pembangunan puluhan unit gazebo yang akan tersebar di sepanjang kawasan pantai.

“Sudah ada yang menyatakan siap membantu. Ada yang membangun sepuluh unit, ada juga yang dua puluh unit. Kita harapkan ini segera terealisasi agar manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keterlibatan dunia usaha dalam pembangunan daerah merupakan hal yang wajar, terutama bagi perusahaan yang beroperasi dan memperoleh keuntungan di wilayah Bengkulu. Melalui program CSR maupun dana promosi, kontribusi tersebut dinilai sebagai bentuk tanggung jawab sosial terhadap lingkungan sekitar.

Pemerintah, kata Dedy, tidak meminta bantuan dalam bentuk dana tunai, melainkan lebih mengutamakan kontribusi dalam bentuk pembangunan fisik yang langsung bisa dimanfaatkan masyarakat. Hal ini juga diyakini lebih transparan dan tepat sasaran.

“Kami tidak meminta uang, tapi kami minta bantuan dalam bentuk pembangunan gazebo. Ini bentuk partisipasi nyata yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan wisatawan,” tegasnya.

Dengan adanya kolaborasi ini, Pemerintah Kota Bengkulu optimistis kawasan Pantai Panjang akan semakin tertata dan menarik. Selain meningkatkan kenyamanan, keberadaan gazebo juga diharapkan mampu memperpanjang lama kunjungan wisatawan, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.

Ke depan, Pemkot Bengkulu berkomitmen untuk terus membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak dalam mengembangkan sektor pariwisata. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci utama dalam mewujudkan destinasi wisata yang berdaya saing dan berkelanjutan.


 Pewarta: Amg

Editing: Adi Saputra