TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Kota Bengkulu kembali menegaskan komitmennya dalam membangun karakter generasi muda sejak usia dini melalui kegiatan edukatif dan bernuansa budaya. Hal tersebut terlihat dalam pelaksanaan Senam 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan Tari Massal Anak serta Guru TK se-Kota Bengkulu yang digelar di Halaman Balai Kota Merah Putih, Selasa (10/2/2026).
Kegiatan yang diikuti ratusan anak taman kanak-kanak bersama para guru pendamping ini dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Wali Kota Bengkulu Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Lia Kamalia, mewakili Wali Kota Bengkulu. Sejak pagi hari, suasana Balai Kota tampak semarak dengan iringan musik, gerakan senam, serta tarian yang dibawakan secara serentak oleh para peserta.
Dalam sambutannya, Lia Kamalia menyampaikan apresiasi Pemerintah Kota Bengkulu atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia, khususnya bagi anak-anak usia dini. Menurutnya, ruang-ruang ekspresi seperti ini sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak secara holistik, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga karakter dan budaya.
“Atas nama Pemerintah Kota Bengkulu, kami menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah menginisiasi kegiatan ini. Anak-anak perlu diberikan ruang untuk bergerak, berekspresi, dan berkreasi agar tumbuh menjadi pribadi yang sehat, cerdas, ceria, serta memiliki kecintaan terhadap budaya bangsa,” ujar Lia.
Ia menambahkan, kegiatan senam dan tari massal ini tidak sekadar menjadi ajang hiburan atau pertunjukan seni semata. Lebih dari itu, kegiatan ini mengandung nilai-nilai pendidikan karakter yang sangat penting, terutama dalam membentuk kebiasaan positif sejak usia dini. Melalui gerakan senam yang terstruktur dan tarian yang dilakukan bersama-sama, anak-anak belajar tentang kedisiplinan, kerja sama, dan kepercayaan diri.
Lia juga menyinggung momentum pelaksanaan kegiatan yang berdekatan dengan bulan suci Ramadan. Menurutnya, semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini selaras dengan nilai-nilai kebaikan yang diajarkan selama Ramadan, seperti saling menghargai, kebersamaan, dan meningkatkan kualitas diri.
“Gebyar tari massal ini menjadi simbol kebersamaan dalam kebaikan. Dengan semangat Ramadan, kita harapkan anak-anak tidak hanya aktif secara fisik, tetapi juga tumbuh dengan nilai moral dan spiritual yang kuat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Lia Kamalia menekankan pentingnya penanaman cinta budaya lokal dan nasional sejak dini. Ia menilai bahwa pengenalan seni dan budaya kepada anak-anak merupakan investasi jangka panjang untuk menjaga identitas bangsa di tengah arus globalisasi yang semakin kuat.
“Budaya harus dikenalkan sejak anak-anak masih kecil. Ketika mereka sudah mencintai budaya sendiri, maka di masa depan mereka akan menjadi generasi yang bangga dengan jati dirinya,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Lia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, khususnya pihak sekolah dan orang tua, untuk terus bersinergi dalam mendukung potensi unik setiap anak. Ia menegaskan bahwa pendidikan karakter tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga lingkungan keluarga.
“Anak-anak adalah masa depan Kota Bengkulu. Sinergi antara guru dan orang tua sangat penting agar setiap potensi anak dapat berkembang secara optimal. Teruslah berprestasi, namun tetap rendah hati,” pesannya.
Kegiatan ini pun disambut antusias oleh para peserta. Anak-anak terlihat gembira mengikuti setiap rangkaian acara, mulai dari senam bersama hingga tari massal yang melibatkan seluruh peserta. Guru-guru TK yang hadir menilai kegiatan ini sangat positif karena memberikan pengalaman belajar di luar kelas yang menyenangkan dan bermakna.
Melalui kegiatan seperti ini, Pemerintah Kota Bengkulu berharap dapat terus mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya sehat dan cerdas, tetapi juga berkarakter kuat, berbudaya, dan siap menjadi penerus pembangunan daerah di masa depan.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra