Skip to main content

Pemkot Bengkulu Matangkan Transformasi Pariwisata 2026, Masyarakat Diminta Jaga Kebersihan Destinasi Wisata

Pemerintah Kota Bengkulu terus mematangkan transformasi sektor pariwisata pada 2026. Masyarakat dan wisatawan diminta menjaga kebersihan dan fasilitas publik di berbagai destinasi wisata.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Pemerintah Kota Bengkulu terus mempercepat transformasi sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak utama perekonomian daerah pada tahun 2026. Berbagai upaya penataan dan revitalisasi destinasi wisata dilakukan secara bertahap guna menciptakan kawasan wisata yang lebih tertata, bersih, dan nyaman bagi pengunjung.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menjadikan Kota Bengkulu sebagai destinasi wisata yang menarik sekaligus mampu bersaing di tingkat nasional.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Nina Nurdin, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan sektor pariwisata tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh kesadaran masyarakat dalam menjaga fasilitas yang telah disediakan.

Menurutnya, berbagai fasilitas publik yang dibangun pemerintah harus dijaga bersama agar tetap nyaman dan layak digunakan oleh masyarakat maupun wisatawan yang datang berkunjung.

“Yang paling penting adalah menjaga kebersihan. Jangan sampai pengunjung meninggalkan sampah di kawasan wisata. Fasilitas yang ada ini milik bersama, sehingga harus dirawat bersama agar tetap asri dan nyaman bagi semua orang,” ujar Nina, Kamis (12/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa upaya transformasi pariwisata yang sedang dijalankan Pemerintah Kota Bengkulu tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas lingkungan dan kenyamanan destinasi wisata.

Sejumlah kawasan wisata unggulan saat ini terus mendapat perhatian melalui program penataan ulang dan pemeliharaan rutin. Salah satu fokus utama pemerintah adalah menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan Pantai Panjang yang selama ini dikenal sebagai ikon wisata Kota Bengkulu.

Peninjauan dan pemeliharaan kawasan tersebut dilakukan secara berkala, terutama menjelang momentum meningkatnya kunjungan wisatawan seperti libur panjang dan Hari Raya Idul Fitri. Pemerintah ingin memastikan kawasan wisata tetap bersih, tertata, dan memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi pengunjung.

Selain kawasan pantai, pemerintah juga melakukan penataan ulang pada Taman Berkas agar tampil lebih estetik serta menjadi ruang publik yang menarik bagi masyarakat.

Penataan taman tersebut diharapkan mampu menciptakan ruang rekreasi yang nyaman sekaligus menjadi ikon baru kebanggaan warga Kota Bengkulu.

Dalam rangka meningkatkan kenyamanan pengunjung, pemerintah juga telah menyediakan berbagai fasilitas pendukung di kawasan wisata. Salah satunya adalah penyediaan puluhan gazebo yang dapat digunakan masyarakat secara gratis sebagai tempat beristirahat saat berwisata.

Fasilitas tersebut diharapkan mampu memberikan kenyamanan tambahan bagi wisatawan sekaligus mendorong masyarakat untuk merasa memiliki dan ikut menjaga sarana publik yang tersedia.

Untuk mendukung kebersihan lingkungan wisata, Pemerintah Kota Bengkulu sebelumnya juga telah mendistribusikan sekitar 1.000 unit tong sampah yang ditempatkan di berbagai titik strategis kawasan wisata.

Langkah ini dilakukan agar pengunjung memiliki akses yang mudah untuk membuang sampah pada tempatnya sehingga kawasan wisata tetap terjaga kebersihannya.

Nina menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Kota Bengkulu dalam melakukan transformasi pariwisata secara lebih terencana dan berkelanjutan.

Selain memperbaiki infrastruktur dan mempercantik kawasan wisata, pemerintah juga berupaya memperkuat etika pelayanan serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

Menurutnya, citra sebuah destinasi wisata tidak hanya dibentuk oleh keindahan alam atau fasilitas yang tersedia, tetapi juga oleh sikap masyarakat dalam menyambut dan melayani wisatawan.

“Keberlangsungan dan kenyamanan fasilitas publik sangat bergantung pada kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan di sekitar destinasi wisata,” kata Nina.

Ia berharap masyarakat dapat menjadi bagian dari upaya memajukan pariwisata daerah dengan menjaga kebersihan, merawat fasilitas, serta memberikan kesan yang baik kepada para wisatawan yang datang.

Dengan sinergi antara pembangunan infrastruktur yang terus dilakukan pemerintah dan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan, Pemerintah Kota Bengkulu optimistis sektor pariwisata dapat berkembang lebih pesat.

Ke depan, Kota Bengkulu diharapkan mampu menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia yang tidak hanya indah, tetapi juga nyaman, bersih, dan ramah bagi setiap pengunjung.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra