Skip to main content

Pemkot Bengkulu Siap Dukung TMMD untuk Pemerataan Pembangunan

Pemkot Bengkulu Siap Dukung TMMD untuk Pemerataan Pembangunan

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>Wakil Wali Kota Bengkulu, Ronny PL. Tobing, menghadiri Rapat Paripurna (Rapurna) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-46 Tahun Anggaran 2025 yang dilaksanakan secara virtual dari Markas Komando Resor Militer (Korem) 0401/Bengkulu, Kamis (4/12/2025). Agenda nasional tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dan menjadi forum strategis untuk melakukan evaluasi, sinkronisasi pembangunan, serta pematangan program TMMD tahun 2025.

TMMD merupakan program lintas kementerian, TNI, dan pemerintah daerah yang selama ini digerakkan sebagai misi percepatan pembangunan wilayah, khususnya desa tertinggal, perbatasan, hingga daerah yang minim akses pembangunan. Tahun ini, rapat mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, menegaskan kembali bahwa pembangunan nasional harus dimulai dari desa sebagai fondasi kemajuan daerah dan negara.

Dalam penyampaian laporannya, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menekankan bahwa kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah sepanjang tahun berjalan menunjukkan hasil positif. Pembangunan fisik seperti pembukaan jalan desa, rehabilitasi jembatan, fasilitas air bersih, hingga perbaikan rumah warga tidak layak huni, dinilai memberi dampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat. Selain itu, kegiatan non-fisik seperti penyuluhan hukum, kesehatan, stunting, bela negara, dan pemberdayaan ekonomi turut menjadi faktor pendukung untuk memperkuat sumber daya manusia desa.

Namun, Maruli mengingatkan bahwa keberhasilan tersebut tidak boleh membuat pemangku kebijakan berhenti berbenah. Menurutnya, TMMD masih membutuhkan peningkatan koordinasi dan penyelarasan program agar benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan. Ia menegaskan bahwa setiap agenda pembangunan harus berangkat dari data faktual, pemetaan kebutuhan setempat, serta partisipasi aktif masyarakat desa sebagai penerima manfaat utama.

“Kita perlu menjaga kesinambungan, meningkatkan kualitas pelaksanaan, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor. Dengan begitu, tiap program TMMD benar-benar muncul dari kebutuhan daerah dan menjangkau hingga wilayah terluar,” ujarnya dalam rapat tersebut.

KASAD juga meminta agar Rapurna TMMD 2025 dimanfaatkan sebagai forum yang mampu menghasilkan strategi percepatan pembangunan yang tepat sasaran. Ia berharap setiap daerah dapat menyampaikan kebutuhan prioritas secara transparan, sehingga rancangan kegiatan TMMD tidak hanya bersifat proyek tahunan, tetapi benar-benar menjadi solusi berkelanjutan.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bengkulu Ronny PL. Tobing menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bengkulu siap mendukung pelaksanaan TMMD berikutnya. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan TNI telah menjadi motor penggerak pembangunan, khususnya di wilayah pinggiran yang masih memerlukan intervensi pembangunan dasar.

“Pembangunan desa merupakan investasi jangka panjang untuk memperkuat perekonomian masyarakat dan stabilitas wilayah. Bengkulu berkomitmen penuh untuk menjadi bagian dalam upaya ini,” ujarnya singkat.

Melalui Rapurna TMMD ke-46 Tahun Anggaran 2025, seluruh unsur berharap program dapat semakin menyentuh kebutuhan masyarakat, memperkuat pemerataan pembangunan, dan menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi desa-desa di seluruh Indonesia.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra