TEROPONGPUBLIK.CO.ID >><< Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kota Bengkulu, Bujang HR, menyampaikan komitmennya untuk melaksanakan kegiatan pasar murah dalam tahun anggaran 2024. Dalam wawancara di ruang monitoring center Dinas Komunikasi dan Informatika pada Selasa pagi (16/1/24), Bujang mengungkapkan bahwa pasar murah dianggap sebagai salah satu langkah strategis dalam pengendalian inflasi di wilayah tersebut.
Tindakan ini merupakan respons terhadap instruksi yang dikeluarkan oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, yang mendorong pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota untuk intensif dalam melaksanakan pasar murah. Bujang menyatakan, "Pasar murah ini sebagai bagian dalam upaya pengendalian inflasi daerah di tahun 2024 ini."
Hingga saat ini, Disperindag Kota Bengkulu telah aktif menyusun dan mengonsolidasikan rencana pelaksanaan pasar murah dengan berbagai pihak terkait. Bujang menyebutkan bahwa anggaran untuk pasar murah tahun ini telah dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni, dengan perkiraan dana sekitar Rp 400-500 juta.
"Pasar murah tahun ini sudah kita anggarkan dalam APBD murni sekitar Rp 400-500 juta kalau saya tidak salah. Akan segera digelar di triwulan pertama ini. Juga akan segera kita laksanakan bilamana terjadi gejolak harga," terang Bujang.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pola pelaksanaan pasar murah akan tetap mengikuti skema yang telah terbukti efektif pada tahun-tahun sebelumnya. Kerjasama dengan berbagai pihak, seperti Bulog, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), distributor, dan kelompok tani, akan terus ditingkatkan. Selain itu, pihaknya juga berencana untuk bekerja sama dengan Bank Indonesia untuk memfasilitasi kegiatan tersebut.
Sebelumnya, Mendagri Tito Karnavian telah mengingatkan pemerintah daerah agar lebih gencar menyelenggarakan pasar murah dan mendistribusikan bantuan sosial (bansos) guna mengendalikan inflasi. Kendati inflasi secara nasional telah terkendali, kondisi di setiap daerah masih beragam. Dengan demikian, kontrol inflasi akan lebih optimal jika seluruh pemerintah daerah bersatu dalam upaya pengendalian ini.
Pewarta ;Herdianson
Editing : Adi Saputra