Skip to main content

Pemkot Bengkulu Siap Tata Kawasan Padang Jati, Target Rampung November

Pemkot Bengkulu Siap Tata Kawasan Padang Jati, Target Rampung November

TEROPONGPUBLIK.CO.ID   <<<<>>>>    Pemerintah Kota Bengkulu melalui Wali Kota Dedy Wahyudi memastikan bahwa penataan kawasan Padang Jati akan dimulai pada bulan Juli mendatang. Proyek ini merupakan bagian dari upaya mempercantik wajah kota dan menghadirkan ruang publik yang ramah bagi masyarakat. Saat ini, tahapan awal sudah dimulai dengan kegiatan pemangkasan pohon-pohon yang ada di sekitar kawasan tersebut.

Penataan kawasan Padang Jati akan mengadopsi konsep serupa dengan kawasan Malioboro di Yogyakarta. Rencana ini mencakup penyediaan ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), area kuliner, tempat bersantai bagi kaum muda, serta lokasi yang dapat dimanfaatkan komunitas skateboard dan kegiatan kreatif lainnya.

"Insya Allah penataan Padang Jati mulai berjalan di bulan Juli. Kawasan itu akan kita desain sebagai pusat aktivitas UMKM, tempat nongkrong anak muda, dan juga komunitas seperti skateboard. Kami ingin kawasan ini terang benderang dan hidup di malam hari," ujar Dedy saat diwawancarai di Balai Kota Bengkulu.

Dengan konsep ini, diharapkan Padang Jati dapat menjadi ikon baru Kota Bengkulu yang tidak hanya menarik bagi warga lokal, tetapi juga menjadi destinasi menarik bagi para wisatawan. Keberadaan UMKM di kawasan ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara langsung.

Selain Padang Jati, Pemerintah Kota Bengkulu juga akan melakukan penataan terhadap dua pasar tradisional yang cukup vital, yakni Pasar Barukoto I dan Barukoto II. Kedua pasar ini akan mulai ditata bersamaan pada bulan Juli, dengan target penyelesaian pada bulan November tahun ini.

“Pasar Barukoto I dan II juga akan mulai ditata di bulan Juli. Kami menargetkan semuanya, baik kawasan Padang Jati maupun pasar-pasar ini, bisa selesai dan dinikmati masyarakat pada bulan November,” tambah Dedy.

Penataan ini merupakan bagian dari program prioritas pemerintah kota dalam meningkatkan kenyamanan dan keindahan ruang publik di Bengkulu. Dengan adanya kawasan publik yang tertata rapi dan modern, Pemkot berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat, aman, dan produktif bagi seluruh warganya.

Wali Kota Dedy juga menegaskan bahwa seluruh proses penataan ini akan dilakukan dengan tetap memperhatikan aspek sosial dan tidak mengganggu aktivitas warga, khususnya pedagang yang selama ini menggantungkan mata pencaharian mereka di kawasan yang akan ditata.

"Kita akan libatkan semua pihak dan pastikan bahwa tidak ada yang dirugikan. Tujuan kita adalah memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat," tutup Dedy.

Dengan target penyelesaian hingga November 2025, masyarakat Kota Bengkulu pun menanti hasil dari proyek ini yang diharapkan mampu menghadirkan wajah baru bagi kota dan meningkatkan kualitas hidup warganya.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra