Skip to main content

Pemprov Bengkulu Bagikan 130 Unit Ambulans ke Desa, Kota Dapat Truk Sampah dan Gedung Baru

Pemprov Bengkulu Bagikan 130 Unit Ambulans ke Desa, Kota Dapat Truk Sampah dan Gedung Baru

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>   Pemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen meningkatkan layanan kesehatan masyarakat di daerah pedesaan dengan membagikan sebanyak 130 unit mobil ambulans gratis ke desa-desa yang tersebar di berbagai kabupaten. Bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemprov terhadap kesenjangan fasilitas kesehatan di tingkat desa.

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menyampaikan bahwa program pembagian ambulans tahun ini memang difokuskan untuk desa-desa yang berada di kabupaten, bukan di Kota Bengkulu. Alasannya, menurut Helmi, karena Kota Bengkulu sudah lebih dahulu mendapatkan bantuan mobil ambulans dari berbagai pihak.

“Ambulans gratis ini memang kita salurkan ke desa-desa di kabupaten. Untuk kota, karena sebelumnya sudah mendapatkan bantuan ambulans, tahun ini kita fokus ke desa-desa,” ujar Helmi Hasan dalam keterangannya, Kamis (24/7).

Helmi menambahkan bahwa total 130 unit ambulans tersebut belum mencukupi untuk menjangkau seluruh desa yang ada di Provinsi Bengkulu. Oleh karena itu, penyalurannya akan dilakukan secara bertahap, dengan prioritas pada desa-desa yang paling membutuhkan.

“Karena jumlahnya masih terbatas, maka belum semua desa langsung dapat. Kita pilih dulu desa-desa yang dianggap paling mendesak kebutuhannya. Namun Insya Allah, ke depan seluruh desa akan mendapatkan ambulans,” jelas Helmi.

Kota Bengkulu Dapat Truk Sampah dan Gedung Baru

Meski tidak mendapatkan ambulans, Kota Bengkulu tetap menerima bantuan dari Pemprov Bengkulu. Helmi menyebutkan bahwa Kota Bengkulu akan memperoleh truk kontainer sampah untuk mendukung pengelolaan sampah yang menjadi salah satu persoalan utama di wilayah perkotaan.

“Kota Bengkulu tetap kita bantu, terutama untuk urusan lingkungan. Kita lihat sekarang fokus Kota Bengkulu juga ke pengelolaan sampah. Maka itu, kita serahkan bantuan truk kontainer agar penanganan sampah semakin maksimal,” ungkap Helmi.

Tak hanya itu, Pemprov Bengkulu juga akan menyerahkan aset berupa gedung milik pemerintah provinsi, yakni mess pemda, untuk dijadikan sebagai kantor baru Walikota Bengkulu. Rencananya, kantor Walikota yang saat ini berada di kawasan Bentiring akan dipindahkan ke lokasi baru tersebut yang berada di kawasan kampung.

“Mess pemda akan kita hibahkan ke Pemerintah Kota Bengkulu untuk difungsikan sebagai kantor Walikota. Tinggal direhab sedikit saja. Ini juga bagian dari dukungan kita untuk peningkatan pelayanan pemerintahan di tingkat kota,” jelas Gubernur Helmi.

Dorongan Pemerataan Pembangunan

Kebijakan ini mencerminkan langkah strategis Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam mendorong pemerataan pembangunan antara daerah perkotaan dan pedesaan. Menurut Gubernur Helmi, desa-desa yang berada di wilayah kabupaten memang memerlukan perhatian lebih, terutama dalam hal fasilitas kesehatan dan pelayanan publik dasar lainnya.

“Kalau di kota, akses ke rumah sakit dan fasilitas kesehatan lebih mudah. Tapi di desa, apalagi yang jauh dari pusat kabupaten, ambulans sangat dibutuhkan. Kita ingin memastikan warga desa juga cepat tertangani ketika terjadi kondisi darurat,” ujar Helmi.

Helmi juga menegaskan bahwa seluruh program ini dijalankan secara transparan dan berdasarkan data kebutuhan lapangan. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh pemerintah desa maupun kota demi kepentingan masyarakat.

Dengan program ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap dapat memperkuat sistem pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan dan lingkungan, serta menjalin sinergi yang kuat antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota demi terwujudnya Bengkulu yang sehat dan bersih.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra