TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>> Pemerintah Provinsi Bengkulu terus mendorong penguatan kebijakan sanitasi daerah melalui kerja sama dengan DPRD Provinsi Bengkulu. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan yang lebih sehat, meningkatkan kualitas pelayanan dasar, serta memperbaiki tata kelola limbah domestik secara berkelanjutan.
Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu dengan agenda penyampaian pandangan umum delapan fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Kebijakan dan Strategi Daerah Sanitasi Provinsi Bengkulu, Selasa (20/10/2026).
Dalam rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu itu, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, hadir mewakili Gubernur Bengkulu untuk mengikuti proses pembahasan rancangan regulasi tersebut.
Penyampaian pandangan umum fraksi menjadi tahapan penting dalam proses pembentukan peraturan daerah. Melalui forum ini, setiap fraksi memiliki kesempatan menyampaikan penilaian, saran, serta masukan terhadap substansi kebijakan yang tengah disusun pemerintah daerah.
Dalam forum paripurna tersebut, delapan fraksi DPRD Provinsi Bengkulu menyampaikan pandangan umum terhadap Raperda sanitasi. Secara garis besar, mayoritas fraksi mendorong agar rancangan peraturan tersebut dapat dilanjutkan ke tahapan berikutnya dengan mengikuti mekanisme pembentukan peraturan perundang-undangan.
Berbagai pandangan yang disampaikan legislatif diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah provinsi dalam menyempurnakan materi rancangan regulasi. Dengan demikian, kebijakan yang nantinya ditetapkan memiliki landasan hukum yang kuat sekaligus relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Herwan Antoni menyampaikan bahwa pemerintah provinsi terbuka untuk menindaklanjuti berbagai masukan yang muncul dalam rapat tersebut. Menurutnya, komunikasi dan koordinasi antara pihak eksekutif dan legislatif merupakan faktor penting dalam menghasilkan peraturan daerah yang berkualitas.
Pemerintah Provinsi Bengkulu juga menyatakan kesiapan untuk melanjutkan pembahasan bersama DPRD sesuai tahapan yang telah ditetapkan.
“Pemerintah daerah siap berkolaborasi dan bersinergi bersama legislatif, dalam hal ini DPRD Provinsi Bengkulu, untuk menindaklanjuti hasil rapat paripurna hari ini. Insyaallah, pada rapat paripurna selanjutnya, tindak lanjut ini akan langsung disampaikan oleh Gubernur atau Wakil Gubernur Bengkulu,” ujar Herwan.
Penyusunan Raperda Kebijakan dan Strategi Daerah Sanitasi Provinsi Bengkulu diharapkan menjadi landasan dalam menentukan arah pembangunan sanitasi yang lebih terencana. Keberadaan regulasi ini juga dinilai penting untuk mendorong pengelolaan limbah domestik yang lebih tertib dan bertanggung jawab.
Sanitasi merupakan salah satu aspek mendasar dalam menjaga kesehatan masyarakat. Pengelolaan yang tidak memadai dapat meningkatkan risiko pencemaran lingkungan dan mengganggu kualitas hidup warga, terutama di kawasan permukiman yang membutuhkan dukungan infrastruktur serta pelayanan sanitasi yang memadai.
Karena itu, kebijakan sanitasi perlu dirancang dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat, kondisi lingkungan, serta koordinasi antarsektor. Regulasi yang terarah diharapkan dapat membantu pemerintah daerah memperkuat perencanaan program, meningkatkan efektivitas pelaksanaan kegiatan, dan mendorong pengelolaan limbah domestik secara lebih optimal.
Pembahasan Raperda tersebut juga diharapkan sejalan dengan pelaksanaan program Bantu Rakyat, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas lingkungan dan pelayanan dasar bagi masyarakat.
Herwan menekankan bahwa proses penyusunan regulasi tidak semata-mata berkaitan dengan pemenuhan prosedur administratif. Lebih dari itu, kebijakan yang dihasilkan harus mampu memberikan manfaat nyata dan menjadi pedoman bagi pelaksanaan program sanitasi di daerah.
Sinergi antara pemerintah provinsi dan DPRD diperlukan agar setiap tahapan pembahasan berjalan sesuai ketentuan, sekaligus menghasilkan substansi peraturan yang dapat diterapkan secara efektif.
Pandangan umum delapan fraksi selanjutnya menjadi salah satu bahan dalam proses penyempurnaan Raperda sebelum memasuki pembahasan lanjutan. Pemerintah daerah berharap komunikasi yang terbangun bersama legislatif dapat mempercepat proses perumusan kebijakan tanpa mengabaikan kualitas regulasi.
Melalui kerja sama tersebut, Pemerintah Provinsi Bengkulu dan DPRD Provinsi Bengkulu berupaya mendorong terbentuknya kebijakan sanitasi yang berorientasi pada kepentingan publik.
Ke depan, regulasi yang disusun diharapkan mampu memperkuat pengelolaan limbah domestik, mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu.
Dengan demikian, pembentukan Raperda sanitasi tidak hanya menjadi bagian dari agenda legislasi daerah, tetapi juga langkah strategis untuk membangun kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat yang lebih baik secara berkelanjutan.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra