Skip to main content

Pemprov Bengkulu Kolaborasi dengan UGM untuk Implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik

Asisten II Setda Provinsi Bengkulu, R. A Denni, mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Bengkulu untuk secara optimal memanfaatkan SPBE .di Ruang Pola Provinsi Bengkulu pada Kamis (07/12).(ft : Herdianson teropongpublik.co.id )

TEROPONGPUBLIK.CO.ID >><< Sebagai langkah konkrit dalam mengikuti aturan yang tertera dalam Pasal 12 Perpres RI Nomor 95 Tahun 2018 mengenai Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu bersinergi dengan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Bengkulu serta melibatkan Universitas Gadjah Mada dalam menyusun arsitektur dan peta rencana implementasi SPBE di wilayah tersebut.

Asisten II Setda Provinsi Bengkulu, R. A Denni, mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Bengkulu untuk secara optimal memanfaatkan SPBE guna meningkatkan kemudahan pelayanan publik di berbagai sektor. Denni menekankan pentingnya pemahaman yang menyeluruh terhadap SPBE, mengingat mayoritas layanan publik saat ini telah beralih ke ranah elektronik.

"Kehadiran SPBE merupakan tantangan bagi kita ke depan, namun kami yakin bahwa seluruh elemen Pemprov Bengkulu mampu menjalankan SPBE ini dengan baik," ungkap R. A Denni dalam acara Pemaparan Akhir Dokumen Arsitektur dan Peta Rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Pemprov Bengkulu di Ruang Pola Provinsi Bengkulu pada Kamis (07/12).

Sementara itu, Kadis Kominfotik Provinsi Bengkulu, Oslita, mengungkapkan bahwa arsitektur SPBE Pemprov Bengkulu bertujuan untuk menciptakan kerangka kerja yang mengintegrasikan layanan digital dan transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan yang berkelanjutan.

"Penyusunan arsitektur dan peta rencana SPBE Pemprov Bengkulu telah dimulai sejak Juli 2023 dan melalui serangkaian tahapan, dari pertemuan awal hingga paparan rencana kerja. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh kepala OPD yang telah aktif dalam pengumpulan data, sehingga kini kita memasuki tahap akhir penyusunan dokumen ini," jelas Oslita.

Kolaborasi antara Pemprov Bengkulu, Diskominfotik, dan Universitas Gadjah Mada menjadi bukti konkret komitmen mereka dalam memajukan sistem pemerintahan menuju era digital, yang diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam penyelenggaraan layanan publik bagi masyarakat Bengkulu.(adv)

Pewarta : Herdianson

Editing : Adi Saputra