Skip to main content

Pemprov Bengkulu Peringati Nuzulul Qur’an, 1.625 Anak Yatim Terima Santunan

Pemprov Bengkulu Peringati Nuzulul Qur’an, 1.625 Anak Yatim Terima Santunan

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  – Pemerintah Provinsi Bengkulu menggelar peringatan malam Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Raya Baitul Izzah Bengkulu pada Sabtu (7/3). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut diisi dengan berbagai rangkaian ibadah, ceramah agama, serta aksi sosial berupa pemberian santunan kepada anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan.

Peringatan turunnya Al-Qur’an tersebut menjadi momentum bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk kembali memperkuat nilai-nilai keimanan serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Dalam kegiatan itu, Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama sejumlah pihak menyalurkan bantuan kepada anak-anak yatim dengan total nilai mencapai Rp243.750.000. Bantuan tersebut diberikan kepada 1.625 anak yatim yang berasal dari berbagai wilayah di Provinsi Bengkulu.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada sejumlah perwakilan anak yatim yang diundang ke depan. Mereka berasal dari beberapa sekolah di Kota Bengkulu, di antaranya Biliyarta Bulan Tambunan dari SD Negeri 43 Tanah Patah, Fatah Bagaskara dari SD Negeri 77 Padang Serai, Aska Peranata dari SD Negeri 78 Betungan, Zalbi Onasahbetra dari SD Negeri 67 Surabaya, serta Dairi Ghazia Aljanadi dari SD Negeri 19 Padang Serai.

Selain itu, bantuan juga diberikan kepada siswa tingkat menengah, seperti Helsa Oktari Fatona dari SMP Negeri 5 Pagar Dewa, Penti Amri Bryani dari SMP Negeri 24, Marcelo Infadilo dari SMP Negeri 3 Tengah Padang, serta Tri Bintang Dharma Wijaya dari SMK Negeri 2. Dari tingkat madrasah, terdapat Dina Triana dari MTs Negeri 1, bersama beberapa anak lainnya yakni Zahar Zahra Akhila, Nikita Nia, dan Agnes.

Tidak hanya santunan bagi anak yatim, dalam kesempatan tersebut BPJS Kesehatan juga menyerahkan santunan kepada ahli waris peserta program jaminan sosial dengan total nilai Rp84.000.000. Bantuan itu diberikan kepada dua orang penerima, yaitu Hartani dan Rina Maryanti.

Sementara itu, dukungan terhadap kegiatan sosial juga datang dari kalangan masyarakat. Ferdinand Janin menyerahkan zakat mal sebesar Rp249.000.000 kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Bengkulu. Dana zakat tersebut nantinya akan disalurkan kepada tujuh lembaga atau tempat yang telah ditetapkan sebagai penerima manfaat.

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi momentum bagi umat Islam untuk kembali mendekatkan diri kepada Al-Qur’an.

Menurutnya, kitab suci Al-Qur’an merupakan pedoman utama bagi umat manusia dalam menjalani kehidupan agar tetap berada di jalan yang benar.

“Al-Qur’an adalah petunjuk hidup bagi umat manusia. Di dalamnya terdapat tuntunan yang mengarahkan manusia untuk meraih kebahagiaan dan kesuksesan, baik dalam kehidupan dunia maupun di akhirat,” ujar Helmi Hasan.

Ia juga menyampaikan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga mengajarkan bagaimana membangun kehidupan sosial yang baik di tengah masyarakat.

Helmi Hasan mengajak masyarakat Bengkulu untuk tidak hanya membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami makna serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Momentum Nuzulul Qur’an ini harus menjadi pengingat bagi kita semua agar Al-Qur’an tidak hanya dibaca, tetapi juga dipahami dan dijadikan pedoman dalam setiap langkah kehidupan,” tambahnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustaz Zulkarnaen. Dalam ceramahnya, ia menjelaskan bahwa Al-Qur’an merupakan sumber petunjuk yang memberikan arah bagi manusia untuk menjalani kehidupan yang penuh keberkahan.

Menurutnya, Al-Qur’an diturunkan bukan untuk mempersulit manusia, melainkan sebagai rahmat serta pedoman yang membimbing umat manusia agar mampu membedakan antara kebaikan dan keburukan.

Ia juga menekankan pentingnya menerapkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan keluarga maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Selain itu, Ustaz Zulkarnaen mengingatkan bahwa Islam sangat menekankan kepedulian sosial, terutama terhadap kaum dhuafa dan anak yatim.

“Ketika nilai-nilai Al-Qur’an benar-benar diamalkan, maka akan lahir masyarakat yang saling peduli, penuh kedamaian, dan hidup dalam kesejahteraan,” jelasnya.

Peringatan Nuzulul Qur’an tersebut ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan dan keberkahan bagi masyarakat Bengkulu. Melalui kegiatan ini diharapkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta kecintaan terhadap Al-Qur’an semakin tumbuh di tengah masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan.

Pewarta: Amg

Editing: Adi Saputra