TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Dalam beberapa waktu terakhir, wabah penyakit Ngorok atau Septicaemia Epizootica (SE) sudah banyak menyerang ternak sapi di wilayah ini. Seperti yang terjadi di Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kabupaten Kaur.
Penyakit sapi ngorok adalah penyakit yang menyerang hewan sapi atau kerbau yang bersifat akut dengan tingkat kematian yang tinggi. Meski penyakit ini tidak menular ke manusia, namun penyakit sapi ngorok berdampak signifikan terhadap perekonomian peternak, karena penularannya yang sangat cepat.

Penyakit ngorok ini sudah merambah sampai daerah Kaur dari yang awalnya di Bengkulu Selatan yang telah mematikan sekitar 50 kerbau di sana. Dan informasi terbaru kemarin di Kaur sudah ada 10 ekor yang mati," ungkap Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Provinsi Bengkulu, drh. Muhammad Syarkawi
Syarkawi menambahkan, Disnakeswan Provinsi Bengkulu bersama jajaran pemerintah kabupaten telah mengambil tindakan dengan melakukan pengobatan terhadap kerbau atau sapi yang sakit.
"Memang yang sudah terlanjur para terjadi kematian, tapi yang kondisinya bisa tertolong alhamdulillah dapat diselamatkan," sampainya.(adv)
Pewarta : amg
Editing : Adi Saputra