Skip to main content

Peran Penting ICMI dalam Penguatan Intelektualitas Islam, Gubernur Rohidin Sampaikan Pemikirannya

Gubernur Rohidin Mersyah memperlihatkan komitmennya terhadap penguatan intelektualitas dan kebersamaan umat Islam dengan menghadiri acara buka bersama di Rumah Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Provinsi Bengkulu, Retno Agustina Ekaputri, pada Selasa (26/3/2024).(Herdianson - teropongpublik.co.id)

TEROPONGPUBLIK.CO.ID >><< Gubernur Rohidin Mersyah memperlihatkan komitmennya terhadap penguatan intelektualitas dan kebersamaan umat Islam dengan menghadiri acara buka bersama di Rumah Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Provinsi Bengkulu, Retno Agustina Ekaputri, pada Selasa (26/3/2024). Di lokasi yang terletak di Jalan Wr. Supratman, Kecamatan Muara Bangkahulu, gubernur yang merupakan lulusan terbaik dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta ini menyampaikan pandangannya mengenai peran ICMI sebagai wadah bagi cendikiawan.

Menurut Gubernur Rohidin, ICMI merupakan tempat berkumpulnya individu berilmu yang mengidentifikasi diri mereka sebagai cendikiawan, dengan demikian membawa dua aspek yang sangat tinggi, yaitu keilmuan dan spiritualitas. Ia menekankan bahwa menjadi cendikiawan Islam bukanlah hal yang mudah, melainkan sebuah predikat yang membutuhkan dedikasi dan keseriusan dalam proses pembelajaran.

Selain itu, Gubernur Rohidin juga menegaskan bahwa esensi dari pendirian ICMI adalah untuk memperkuat kekuatan umat Islam dalam merangkul kebersamaan. Penghimpunan kekuatan umat Muslim dianggapnya sebagai langkah penting untuk mewarnai kehidupan bermasyarakat, serta memberikan kemudahan dalam pengambilan sikap yang bersifat Islami. Ia juga menekankan bahwa ilmu yang diperoleh merupakan amalan yang akan terus memberikan manfaat (jariyah).

Acara tersebut menjadi momentum bagi para cendikiawan Muslim dan tokoh masyarakat untuk saling berbagi pemikiran dan menyatukan visi dalam upaya memajukan kehidupan umat Islam serta masyarakat Bengkulu secara keseluruhan. Keberadaan ICMI diharapkan dapat terus menjadi wahana bagi perjuangan intelektual dan spiritual umat Islam di Bengkulu.

Top of Form

Pewarta : Herdianson

Editing : Adi Saputra