TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Komitmen PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Proyek Hululais dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia dan menciptakan generasi muda yang sehat terus diwujudkan melalui berbagai program sosial. Salah satunya melalui penyelenggaraan Festival Sepak Bola Usia Dini U-10 dan U-12 tingkat SD/sederajat se-Kabupaten Lebong yang digelar di Stadion GOR Terpusat, Kecamatan Lebong Selatan, pada 13–14 Juni 2026.
Kegiatan yang merupakan bagian dari program PGE Goes To School ini mengusung tema “Energi Bersih, Energi Prestasi”. Melalui tema tersebut, PGE Proyek Hululais ingin menanamkan semangat hidup sehat, sportivitas, disiplin, dan kerja sama kepada anak-anak sejak usia dini.
Festival sepak bola ini menjadi salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap pembinaan generasi muda. Tidak hanya memberikan ruang bagi anak-anak untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang olahraga, kegiatan ini juga diharapkan mampu menjadi benteng dalam mencegah anak-anak dari berbagai pengaruh negatif seperti penyalahgunaan narkoba, lem aibon, hingga pergaulan yang dapat merusak masa depan mereka.
Pembukaan kegiatan berlangsung meriah dan ditandai dengan tendangan bola pertama ke gawang oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga Kabupaten Lebong, Rachman SKM, bersama Project Manager PGE Proyek Hululais, Priatna Budiman.

Project Manager PGE Proyek Hululais, Priatna Budiman, mengatakan bahwa olahraga merupakan salah satu sarana efektif dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh dan berdaya saing.
Menurutnya, kompetisi ini bukan semata-mata tentang mencari juara, tetapi juga menjadi media pembelajaran bagi anak-anak untuk memahami pentingnya sportivitas, disiplin, kerja keras, serta kebersamaan dalam mencapai tujuan.
“Melalui festival ini kami berharap dapat melahirkan bibit-bibit atlet sepak bola berbakat dari Kabupaten Lebong. Lebih dari itu, kami ingin memberikan ruang yang positif bagi anak-anak untuk tumbuh, belajar, dan berkembang menjadi generasi yang sehat serta berprestasi,” ujar Priatna.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga datang dari Pemerintah Kabupaten Lebong. Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga Kabupaten Lebong, Rachman SKM, menyampaikan apresiasinya kepada PGE Proyek Hululais yang dinilai konsisten mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui bidang pendidikan dan olahraga.
Ia menilai kehadiran PGE Proyek Hululais tidak hanya memberikan manfaat melalui pengembangan energi baru terbarukan, tetapi juga turut berkontribusi dalam membangun masa depan generasi muda Kabupaten Lebong.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PGE Proyek Hululais yang telah menyediakan wadah positif bagi anak-anak untuk menyalurkan minat dan bakat mereka. Ini merupakan bentuk sinergi yang baik antara dunia usaha dan pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan generasi muda,” ungkapnya.
Festival sepak bola usia dini tersebut diikuti oleh 43 tim dari 19 sekolah dasar dan sederajat yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Lebong. Dengan menggunakan sistem gugur, seluruh peserta menunjukkan semangat juang dan sportivitas tinggi selama dua hari pelaksanaan.
Selain memperebutkan gelar juara, para peserta juga berkesempatan memperoleh trofi, piagam penghargaan, medali, dan uang pembinaan yang telah disiapkan panitia.
Adapun hasil akhir kompetisi untuk kategori U-10 menempatkan SDN 65 Lebong B sebagai juara pertama, disusul SDN 40 Lebong A di posisi kedua, SDIT Al Husna sebagai juara ketiga, dan SDN 40 Lebong B di posisi keempat.
Sementara pada kategori U-12, SDN 40 Lebong A berhasil meraih gelar juara pertama, diikuti SDN 65 Lebong A sebagai juara kedua, SDN 73 Lebong di posisi ketiga, dan SDN 67 Lebong sebagai juara keempat.
Melalui kegiatan ini, PGE Proyek Hululais kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama masyarakat, tidak hanya dalam penyediaan energi bersih dan ramah lingkungan, tetapi juga melalui berbagai program yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan pembangunan karakter generasi muda.
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang energi panas bumi, PGE terus berupaya menciptakan nilai berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan.Sejalan dengan visi menjadi perusahaan energi hijau kelas dunia, PGE berkomitmen mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan target Net Zero Emission Indonesia tahun 2060.
Untuk di ketahui, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) merupakan bagian dari Subholding Power & New Renewable Energy (PNRE) PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang eksplorasi, eksploitasi, dan produksi panas bumi. Saat ini PGE mengelola 15 Wilayah Kerja Panas Bumi dengan kapasitas terpasang sebesar 1.932 MW, terbagi atas 727 MW yang dioperasikan dan dikelola langsung oleh PGE dan 1.205 MW dikelola dengan skema Kontrak Operasi Bersama.
Kapasitas terpasang panas bumi di wilayah kerja PGE berkontribusi sekitar 70% dari total kapasitas terpasang panas bumi di Indonesia, dengan potensi pengurangan emisi CO2 sebesar sekitar 10 juta ton CO2 per tahun.
Sebagai world class green energy company, PGE ingin menciptakan nilai dengan memaksimalkan pengelolaan end-to-end potensi panas bumi beserta produk turunannya serta berpartisipasi dalam agenda dekarbonasi nasional dan global untuk menunjang Indonesia net zero emission 2060. PGE memiliki kredensial ESG yang sangat baik, dengan 20 penghargaan PROPER Emas sejak 2011 sampai 2026 dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup. PGE juga termasuk perusahaan dengan risiko ESG sangat rendah, yang menempatkannya sebagai peringkat 1 dari 679 perusahaan di Sektor Utilitas Global pada Sustainalytics ESG Risk Rating.+ADV)
Pewarta: Harlis Sang Putra
Editing: Adi Saputra