TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Bengkulu Tahun 2026 terus dimatangkan. Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bengkulu menargetkan ajang olahraga tingkat daerah tersebut menjadi ruang pembinaan atlet sekaligus penjaringan bibit berprestasi.
Porprov X Bengkulu dijadwalkan berlangsung pada 1–5 Desember 2026. Kompetisi ini akan mempertemukan atlet dari kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu dalam berbagai nomor pertandingan.
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menilai Porprov memiliki arti penting dalam perjalanan pembinaan olahraga di daerah. Menurutnya, kompetisi tingkat provinsi tidak semata-mata mengejar perolehan medali, tetapi juga menjadi proses untuk menemukan atlet potensial yang dapat dipersiapkan menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.
Hal tersebut disampaikan Helmi Hasan saat menerima audiensi jajaran KONI Provinsi Bengkulu di ruang kerjanya, Jumat (2/10/2026).
Ia mengatakan penyelenggaraan Porprov harus mampu memberikan ruang yang luas bagi atlet daerah untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membangun mental bertanding.
“Porprov bukan sekadar ajang pertandingan, tetapi wadah untuk melahirkan atlet-atlet terbaik Bengkulu yang kelak mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Helmi.
Menurutnya, olahraga juga berkaitan erat dengan pembangunan sumber daya manusia. Aktivitas olahraga yang dilakukan secara konsisten dinilai dapat membentuk generasi muda yang sehat, disiplin, memiliki karakter serta mampu berkompetisi secara sportif.
Helmi berharap seluruh pihak yang terlibat dapat menjaga kualitas penyelenggaraan Porprov. Mulai dari kesiapan venue, perangkat pertandingan, atlet, hingga aspek administrasi harus dipersiapkan secara matang.
“Kita ingin Porprov menjadi momentum kebangkitan olahraga Bengkulu. Seluruh daerah harus mempersiapkan atlet terbaiknya,” katanya.
Ketua KONI Provinsi Bengkulu Teuku Zulkarnain dalam audiensi tersebut menyampaikan perkembangan persiapan Porprov X. Sebanyak 18 cabang olahraga (cabor) telah dipastikan masuk dalam daftar pertandingan.
Cabor tersebut terdiri atas bola basket, taekwondo, catur, bola voli, pencak silat, bulu tangkis, sepak bola, renang, tinju amatir, menembak, karate, futsal, sepak takraw, tenis meja, atletik, panjat tebing, tenis lapangan dan bola tangan.
Selain 18 cabor tersebut, KONI juga membahas usulan penambahan biliar sebagai salah satu cabang yang dipertandingkan.
Teuku menjelaskan penentuan cabang olahraga mempertimbangkan sejumlah aspek, termasuk kesiapan organisasi olahraga, ketersediaan atlet dan potensi prestasi yang dimiliki masing-masing daerah.
Porprov diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi antarkontingen. Ajang ini juga menjadi bagian dari proses evaluasi pembinaan olahraga sekaligus mempertemukan atlet dari berbagai wilayah dalam suasana kompetisi yang sehat.
Salah satu identitas yang akan melekat pada Porprov X Bengkulu 2026 adalah penggunaan Ayam Berugo atau Burgo sebagai maskot resmi.
Pemilihan Ayam Berugo memiliki kaitan dengan identitas kekayaan hayati Bengkulu. Satwa unggas endemik tersebut dikenal sebagai salah satu bagian dari plasma nutfah daerah.
Karakter Ayam Berugo yang dinilai lincah dan tangguh kemudian dikaitkan dengan semangat para atlet yang akan bertanding. Maskot tersebut diharapkan dapat merepresentasikan keberanian, kerja keras, daya juang dan sportivitas.
Tidak hanya sebagai simbol pertandingan, kehadiran Ayam Berugo juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan fauna Bengkulu kepada masyarakat.
Dengan jadwal pelaksanaan pada awal Desember 2026, Porprov X Bengkulu diharapkan menjadi momentum konsolidasi pembinaan olahraga. Pemerintah Provinsi Bengkulu dan KONI mendorong agar kompetisi tersebut melahirkan atlet potensial yang dapat membawa nama daerah pada kejuaraan tingkat regional dan nasional.
Selain mengejar prestasi, Porprov X juga diharapkan memperkuat persaudaraan antaratlet serta membangun semangat kebersamaan seluruh kabupaten dan kota di Bengkulu.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra