Skip to main content

Rafflesia Kemumu Festival 2026 Angkat Potensi Wisata Bengkulu Utara, Padukan Budaya dan Konservasi

Bupati Bengkulu Utara bersama Wakil Bupati membuka Rafflesia Kemumu Festival 2026 di Lapangan Palak Siring, Kecamatan Arma Jaya. Festival budaya tahunan ini menampilkan beragam atraksi seni tradisional sekaligus menjadi ajang promosi pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis budaya serta konservasi di Bengkulu Utara.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara kembali menggelar Rafflesia Kemumu Festival 2026 sebagai agenda budaya tahunan yang menjadi etalase kekayaan tradisi sekaligus promosi destinasi wisata daerah. Festival yang berlangsung selama tiga hari, mulai 1 hingga 3 Juli 2026, dipusatkan di Lapangan Palak Siring, Kelurahan Kemumu, Kecamatan Arma Jaya.

Perhelatan ini menjadi salah satu agenda unggulan pemerintah daerah dalam memperkenalkan potensi wisata alam, seni, dan budaya Bengkulu Utara kepada masyarakat luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. Selain menjadi ajang hiburan, festival juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi kreatif, pelaku UMKM, hingga industri pariwisata lokal.

Pembukaan festival berlangsung meriah dengan dihadiri Bupati Bengkulu Utara bersama Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, pelaku seni, serta ribuan warga yang memadati kawasan kegiatan.

Berbagai pertunjukan seni tradisional dan modern telah disiapkan untuk memeriahkan rangkaian acara. Mulai dari Festival Dol Pelajar yang menampilkan keterampilan generasi muda memainkan alat musik khas Bengkulu, Karnaval Rafflesia yang menghadirkan parade budaya penuh warna, hingga pertunjukan Tarian Jawa Kolosal dan Tarian Etnik Enggano yang memperlihatkan keberagaman budaya Nusantara.

Tak hanya itu, masyarakat juga akan disuguhi pagelaran Wayang Kulit, konser musik, seni Kuda Kepang, serta Pelepasan Lampion Penuh Harapan Mahabbah yang diproyeksikan menjadi ikon baru Rafflesia Kemumu Festival tahun ini.

Pada hari pertama pelaksanaan, Bupati Bengkulu Utara bersama Wakil Bupati turut mengikuti Lokakarya Kolektif Batik Kagano khas Bengkulu Utara. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan batik lokal sebagai identitas budaya yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Usai lokakarya, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pentas seni Kuda Kepang yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Malam harinya, suasana festival semakin semarak melalui konser musik dan berbagai pertunjukan budaya yang menampilkan kreativitas para seniman lokal.

Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara menilai Rafflesia Kemumu Festival bukan hanya menjadi panggung hiburan bagi masyarakat, melainkan juga sarana strategis untuk memperkuat identitas budaya daerah. Festival ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan yang pada akhirnya berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Kehadiran wisatawan selama festival diyakini akan memberikan peluang besar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya yang bergerak di bidang kuliner, kerajinan tangan, hingga produk ekonomi kreatif lainnya.

Selain fokus pada pengembangan pariwisata, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara juga terus memperkuat komitmennya dalam pembangunan yang berwawasan lingkungan.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui keikutsertaan Bupati Bengkulu Utara dalam pengesahan Rencana Aksi Integrated Area of Development–Akselerasi Sadar Alam (IAD–ASA) sekaligus peluncuran Kick Off Blended Finance Model (BFM) bersama Komunitas Konservasi Indonesia (KKI) Warsi di Mercure Hotel Bengkulu pada 25 Juni 2026.

Program tersebut menempatkan Bengkulu Utara sebagai daerah yang dinilai paling siap dalam mengimplementasikan model pembangunan berbasis konservasi dengan dukungan skema pembiayaan berkelanjutan.

Melalui pendekatan tersebut, pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga memastikan kelestarian lingkungan tetap terjaga untuk generasi mendatang.

Sinergi antara pengembangan sektor pariwisata melalui Rafflesia Kemumu Festival dan implementasi program konservasi menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara dalam membangun daerah secara berkelanjutan.

Dengan memadukan kekayaan budaya, potensi alam, dan komitmen terhadap pelestarian lingkungan, Rafflesia Kemumu Festival 2026 diharapkan semakin memperkuat posisi Bengkulu Utara sebagai salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Provinsi Bengkulu yang layak dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra