TEROPONGPUBLIK.CO.ID >><< Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bengkulu kembali menggelar kegiatan Rapat Koordinasi Kepegawaian Semester II Tahun 2023. Acara ini diikuti oleh lebih dari 250 peserta. Pada Rakor Kepegawaian Semester II ini, BKPSDM menghadirkan narasumber dari Direktorat Pengawasan dan Pengendalian BKN Pusat. Mereka membahas materi Kode Etik PNS dan Disiplin Pegawai Negeri Sipil sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 94 Tahun 2021. Kode Etik PNS menjadi pedoman sikap, tingkah laku, dan perbuatan PNS dalam melaksanakan tugas dan dalam pergaulan hidup sehari-hari. Pelanggaran Kode Etik PNS mencakup segala bentuk ucapan, tulisan, atau perbuatan Pegawai Negeri Sipil yang bertentangan dengan butir-butir jiwa korps dan kode etik.Selasa.(10/10)
Selain narasumber dari BKN Pusat, Rakor Kepegawaian Semester II ini juga menghadirkan narasumber dari PT Taspen dan Bank Bengkulu. Mereka membahas tema Program Digitalisasi Pelayanan Pembayaran Pensiun. Kegiatan Rakor ini dimulai dengan Pelantikan Dewan Pengurus KORPRI Bengkulu Tengah untuk masa bakti 2023-2028.

Sekretaris Daerah Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, ST, MAP, terpilih sebagai Ketua Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) untuk masa bakti 2023-2028. Pelantikan dilakukan oleh Ketua Dewan Pengurus KORPRI Provinsi Bengkulu, Hj. Yuliswani, SE, MM.
Dalam sambutannya, Yuliswani menyampaikan harapannya bahwa pengurus KORPRI Bengkulu Tengah yang baru dapat memberikan kontribusi dalam mengembangkan program kerja di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan mendorong peningkatan kualitas pelayanan terhadap masyarakat. "Saya ucapkan selamat bertugas kepada Ketua KORPRI dan anggota masa bakti 2023-2028, semoga kedepannya dapat memberikan yang terbaik bagi pembangunan di Bengkulu Tengah," ungkapnya.
Sekda Bengkulu Tengah yang baru dan Ketua KORPRI, Rachmat Riyanto, dalam arahannya, meminta agar pengurus KORPRI Bengkulu Tengah yang baru selalu memberikan terobosan-terobosan baru yang efektif dan efisien dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Bengkulu Tengah. Dia juga mengingatkan pentingnya menjalin sinergi antar semua pihak dalam menjalankan program kerja ke depan. "Dengan integritas, kita harus menunjukkan jati diri KORPRI sebagai abdi masyarakat, salah satunya dengan cara bergotong royong bersama masyarakat dalam mewujudkan program pembangunan di Bengkulu Tengah agar menjadi lebih baik," pungkasnya.(adv)
Pewarta : Herdianson
Editing : Adi Saputra