Skip to main content

RAPI Bengkulu Periode 2026–2030 Dikukuhkan, Pemkot Dorong Penguatan Komunikasi Kebencanaan

Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Bengkulu Alex Periansyah mewakili Wali Kota Bengkulu menghadiri pelantikan dan pengukuhan Pengurus RAPI Wilayah 07.01 Bengkulu masa bakti 2026–2030 di RM Kalasan, Minggu (27/9/2026).

TEROPONGPUBLIK.XO.ID  <<<<>>>  Peran jaringan komunikasi berbasis radio dinilai masih memiliki arti penting di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Hal tersebut menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kota Bengkulu dalam momentum pelantikan dan pengukuhan pengurus Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 07.01 Bengkulu masa bakti 2026–2030.

Kegiatan tersebut berlangsung di RM Kalasan, Kota Bengkulu, Minggu (27/9/2026). Pemerintah Kota Bengkulu hadir melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Alex Periansyah, yang mewakili Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi.

Dalam agenda itu, A. Rafik resmi dipercaya memimpin RAPI Wilayah Bengkulu untuk masa bakti empat tahun ke depan. Prosesi pelantikan dilakukan Ketua Pengurus Daerah Provinsi Bengkulu, Mohamad Redwan Arif.

Alex Periansyah menyampaikan bahwa keberadaan RAPI tidak sekadar menjadi wadah bagi masyarakat yang memiliki ketertarikan terhadap komunikasi radio. Menurutnya, organisasi tersebut telah menunjukkan kontribusi nyata dalam membantu masyarakat maupun pemerintah, khususnya dalam kondisi yang membutuhkan dukungan komunikasi secara cepat.

Ia menilai komunikasi radio mempunyai keunggulan tersendiri ketika jaringan komunikasi berbasis telepon seluler menghadapi gangguan.

“RAPI sudah memberikan kontribusi yang besar bagi masyarakat serta pemerintah, baik daerah maupun pusat,” ujar Alex.

Menurut Alex, pengalaman di lapangan menunjukkan bahwa jaringan komunikasi alternatif sangat dibutuhkan dalam berbagai situasi darurat. Gangguan sinyal telekomunikasi dapat terjadi ketika bencana, kebakaran maupun kondisi tertentu melanda suatu wilayah.

Dalam situasi seperti itu, keberadaan anggota RAPI yang memiliki kemampuan komunikasi melalui radio dapat membantu penyampaian informasi antarpihak.

Ia mencontohkan sejumlah kegiatan sosial dan penanganan kondisi darurat yang membutuhkan komunikasi cepat, mulai dari peristiwa kebakaran hingga pencarian orang yang hilang.

“Ketika terjadi bencana dan saluran komunikasi terganggu, radio amatir dapat menjadi salah satu sarana komunikasi yang tetap bisa digunakan,” katanya.

Karena itu, Pemerintah Kota Bengkulu mengapresiasi kiprah para anggota RAPI yang selama ini menjalankan berbagai kegiatan sosial secara sukarela. Menurut Alex, semangat pengabdian tersebut menjadi salah satu kekuatan organisasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menegaskan, anggota RAPI tidak bekerja dengan orientasi mendapatkan imbalan. Mereka bergerak atas dasar kepedulian dan solidaritas kemanusiaan.

“Anggota RAPI ini tidak dibayar. Mereka bergerak karena ketukan hati nurani. Pemerintah daerah tentu sangat mengapresiasi semangat tersebut,” tuturnya.

Alex berharap kepengurusan RAPI yang baru dapat semakin memperkuat peran organisasi dalam membangun jaringan komunikasi masyarakat. Sinergi dengan pemerintah daerah juga dinilai penting agar informasi yang berkaitan dengan kondisi sosial dan kebencanaan dapat disampaikan secara cepat.

Sementara itu, Ketua RAPI Wilayah Bengkulu, A. Rafik, menyatakan kepengurusan yang dipimpinnya akan segera membangun komunikasi dan kerja sama dengan Pemerintah Kota Bengkulu.

Menurut Rafik, sinergi tersebut diperlukan untuk mengoptimalkan peran RAPI, terutama dalam mendukung bidang komunikasi di tengah masyarakat.

Ia juga melihat perkembangan teknologi dan munculnya berbagai platform media sosial tidak serta-merta menghilangkan kebutuhan terhadap komunikasi radio. Sebaliknya, RAPI dapat mengambil posisi sebagai bagian dari sistem komunikasi alternatif yang memiliki fungsi khusus.

Rafik meyakini organisasi yang dipimpinnya dapat memberikan kontribusi tersendiri dalam perkembangan komunikasi di Bengkulu. Penguatan jaringan, koordinasi antaranggota serta kolaborasi dengan pemerintah menjadi bagian yang akan didorong selama masa kepengurusan 2026–2030.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Kapolres Bengkulu yang diwakili Kapolsek Teluk Segara AKP Nopi. Selain itu, hadir pula perwakilan Dinas Sosial Kota Bengkulu dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bengkulu.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru, RAPI Wilayah 07.01 Bengkulu diharapkan mampu mempertahankan kiprah sosialnya sekaligus memperluas kolaborasi dalam mendukung kebutuhan komunikasi masyarakat, terutama ketika menghadapi situasi darurat dan kebencanaan.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra