Skip to main content

Rejang Lebong: Menjelajahi Kekayaan Wisata yang Luar Biasa

lam Rejang Lebong memukau dengan keindahannya yang menakjubkan serta kesuburan yang melimpah. Terletak di dataran tinggi Bukit Barisan,Rabu (10/1)(ft : Gunwan teropongpublik.co.id )

TEROPONGPUBLIK.CO.ID >><< Alam Rejang Lebong memukau dengan keindahannya yang menakjubkan serta kesuburan yang melimpah. Terletak di dataran tinggi Bukit Barisan, area ini menawarkan udara segar dan curah hujan yang melimpah, menciptakan lingkungan yang mendukung pertanian dan potensi agrowisata.

Dikenal dengan sebutan ‘’Bumei Pat Petulai’’, kekayaan alamnya mencakup berbagai potensi wisata, mulai dari alam, budaya, sejarah, hingga kuliner. Tak hanya itu, Rejang Lebong juga dikenal dengan produk Ekonomi Kreatif seperti kriya, kuliner, fashion, dan audio visual.

Kadis Pariwisata, Budianto, MT, menjelaskan bahwa dari 20 desa wisata yang ada, hanya 8 desa yang saat ini dikelola. Di antara 8 desa tersebut, Desa Wisata Belitar Seberang, IV Suku Menanti, Sumber Urip, Cawang Lama, Kayu Manis, Baru Manis, Pal VIII, Dusun Sawah, dan Purwodadi menjadi fokus utama.

Keberhasilan tampak dari Desa Belitar Seberang yang masuk dalam 50 besar nasional, Desa Sumber Urip sebagai Juara II Provinsi, dan Desa IV Suku Menanti sebagai juara I Provinsi Bengkulu.

Tak hanya pesona alam, Rejang Lebong juga menawarkan objek wisata buatan seperti wisata agro kebun apel dan jeruk gerga, Tebing Suban Curup Timur, Kebun Bunga Syandana Selupu Rejang, serta Pesona 88 di Desa Lubuk Ubar Curup Selatan.

Di tahun 2024, Dinas Pariwisata berfokus pada pengembangan 3 program unggulan: desa wisata, objek wisata, dan subsektor ekonomi kreatif.

Budianto menjelaskan, "Di Belitar Seberang, air terjun yang berdampingan dengan air panas dan dingin menjadi fenomena alam yang mendukung peringkatnya di 50 besar nasional. Sementara Desa Sumber Urip menawarkan gunung api Bukit Kaba, air terjun batu betiang di Desa Babakan Baru, Bermani Ulu Raya, dan Danau Mas Harun Bastari di Selupu Rejang."

Namun, pengembangan pariwisata Rejang Lebong bukan hanya tanggung jawab Dinas Pariwisata. Kolaborasi dengan instansi terkait seperti Dinas PU untuk infrastruktur, Dinas Dikbud untuk kebudayaan dan situs bersejarah, Dinas Perindagkop dan UMKM untuk produk lokal, serta Dinas PMD untuk pembangunan desa wisata menjadi krusial.

Budianto menegaskan, "Kolaborasi adalah kunci. Dengan kerjasama yang solid, harapan untuk menjadikan Rejang Lebong sebagai destinasi wisata utama bisa terwujud."

Pewarta : Gunawan

Editing : Adi Saputra 

Top of Form