TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Komitmen untuk memastikan seluruh warga merasakan kehidupan yang lebih baik kembali ditegaskan oleh Pemerintah Kota Bengkulu. Upaya tersebut kali ini diwujudkan melalui penyelesaian pembangunan rumah layak huni bagi salah satu warga kurang mampu di Kelurahan Pematang Gubernur, Kecamatan Muara Bangkahulu.
Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, turun langsung meninjau rumah milik Marsal yang berada di RT 08 RW 02. Ia hadir bersama sang istri dan didampingi Lurah Pematang Gubernur untuk memastikan proses pembangunan telah berjalan sesuai harapan. Kunjungan tersebut menjadi bukti bahwa program bantuan perumahan tidak sekadar wacana, melainkan benar-benar diawasi hingga tuntas.
Rumah yang sebelumnya dalam kondisi memprihatinkan kini telah berubah total. Bangunan permanen yang kokoh berdiri menggantikan hunian lama yang dinilai tidak layak. Secara fisik, pembangunan telah rampung sepenuhnya. Tahapan yang tersisa hanyalah pengisian perabot serta perlengkapan rumah tangga sebelum keluarga tersebut resmi menempatinya.
Pembangunan rumah ini bukan hasil kerja satu pihak semata. Program tersebut terwujud melalui kolaborasi berbagai elemen, mulai dari jajaran kepolisian, asosiasi pengembang perumahan, hingga dukungan sejumlah pihak swasta dan masyarakat. Sinergi tersebut menunjukkan kuatnya semangat gotong royong dalam membantu warga yang membutuhkan.
Dalam kesempatan itu, Dedy mengaku bersyukur melihat progres yang telah dicapai. Ia berharap rumah baru tersebut dapat menjadi awal kehidupan yang lebih sehat, aman, dan nyaman bagi keluarga Marsal.
“Alhamdulillah, rumahnya sudah selesai dibangun. Tinggal melengkapi perabot saja. Jika tidak ada kendala, dalam waktu dekat keluarga Pak Marsal sudah bisa menempati rumah ini,” ujar Dedy dengan optimistis.
Ia menambahkan, rencana prosesi menempati rumah baru dijadwalkan dalam waktu dekat agar keluarga tersebut dapat segera menikmati tempat tinggal yang layak. Momentum ini juga diharapkan menjadi penyemangat bagi Marsal dan keluarganya untuk bangkit memperbaiki kondisi ekonomi mereka.
Tak berhenti pada penyediaan tempat tinggal, perhatian pemerintah juga diarahkan pada masa depan anak-anak Marsal. Dedy menegaskan bahwa pendidikan menjadi prioritas utama dalam memutus mata rantai kemiskinan. Pemerintah Kota Bengkulu, lanjutnya, akan memastikan anak-anak tersebut mendapatkan akses sekolah yang memadai.
Menurutnya, rumah yang layak harus diiringi dengan kesempatan belajar yang baik. Dengan pendidikan yang terjamin, anak-anak Marsal diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk meraih kehidupan yang lebih sejahtera di masa mendatang.
Selain itu, dalam rangka membantu kebutuhan keluarga selama bulan Ramadan, Dedy turut menyerahkan bantuan paket sembako. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran sehari-hari sekaligus memastikan kebutuhan pangan keluarga tetap terpenuhi.
Di sela kunjungannya, Dedy juga menyampaikan pesan kepada masyarakat agar tidak ragu melaporkan jika menemukan warga lain yang hidup dalam kondisi serupa. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dan informasi dari masyarakat.
“Kami ingin memastikan tidak ada warga yang terabaikan. Jika ada tetangga yang benar-benar membutuhkan bantuan, segera laporkan. Pemerintah akan hadir dan berupaya memberikan solusi,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa setiap warga Kota Bengkulu berhak merasakan kebahagiaan dan kehidupan yang layak. Prinsip tersebut menjadi landasan berbagai program sosial yang saat ini terus digencarkan pemerintah daerah.
Kunjungan itu ditutup dengan peninjauan langsung kondisi anak-anak Marsal. Dedy memberikan motivasi dan dukungan moral agar keluarga tersebut tetap semangat menjalani kehidupan di lingkungan yang baru dan lebih baik. Senyum haru terpancar dari wajah Marsal dan keluarganya, menandai harapan baru yang kini mulai terwujud.
Melalui program seperti ini, Pemerintah Kota Bengkulu ingin menegaskan bahwa kepedulian sosial bukan sekadar slogan. Kolaborasi, empati, dan aksi nyata menjadi kunci dalam menghadirkan perubahan. Rumah yang berdiri kokoh di Pematang Gubernur itu bukan hanya bangunan fisik, melainkan simbol harapan serta wujud nyata keberpihakan kepada warga yang membutuhkan.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra