TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>> Kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) kembali menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Bengkulu. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, meminta seluruh pegawai tidak hanya hadir dan menjalankan rutinitas kerja, tetapi juga mampu menunjukkan tanggung jawab melalui pelayanan yang baik kepada masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Herwan Antoni ketika memimpin apel pagi di lingkungan Dinas Sosial Provinsi Bengkulu, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan itu diikuti Kepala Dinas Sosial Provinsi Bengkulu Swifanedi Yusda bersama jajaran sekretariat, para kepala bidang, serta pejabat dan pegawai di lingkungan Dinas Sosial.
Bagi Herwan, apel pagi tidak sebatas kegiatan seremonial sebelum memulai pekerjaan. Agenda tersebut menjadi salah satu cara pemerintah daerah melihat secara langsung kondisi aparatur sekaligus mengetahui situasi di masing-masing perangkat daerah.
Herwan menjelaskan, apel pagi secara bergilir ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) telah menjadi bagian dari kegiatannya selama menjalankan tugas sebagai Sekda Provinsi Bengkulu.
Melalui kegiatan tersebut, ia dapat berinteraksi langsung dengan pegawai, menyampaikan arahan, sekaligus memperoleh gambaran mengenai pelaksanaan tugas di lapangan.
Menurutnya, kedisiplinan merupakan unsur mendasar yang harus dimiliki setiap ASN. Tanpa kedisiplinan, pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan publik berpotensi tidak berjalan secara maksimal.
Karena itu, Herwan meminta pegawai Dinas Sosial menjadikan disiplin sebagai kebiasaan dalam melaksanakan pekerjaan sehari-hari. Mulai dari ketepatan waktu, kepatuhan terhadap aturan, tanggung jawab terhadap pekerjaan hingga kesungguhan memberikan pelayanan.
Namun, disiplin saja dinilai belum cukup. Herwan juga mengingatkan agar setiap ASN mengedepankan nilai dasar BerAKHLAK dalam menjalankan tugas.
Nilai tersebut harus diterapkan dalam perilaku kerja, termasuk ketika berinteraksi dengan sesama pegawai maupun masyarakat yang membutuhkan pelayanan pemerintah.
“Jadikan kedisiplinan sebagai pondasi utama dalam bekerja. Setelah itu, bekerja dengan akhlak yang baik dan benar, serta menjadikan BerAKHLAK sebagai landasan,” tegas Herwan.
Arahan tersebut menjadi penting karena Dinas Sosial memiliki tugas yang berkaitan langsung dengan masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan perhatian dan pelayanan pemerintah.
Setelah apel selesai, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas perkantoran. Herwan bersama Kepala Dinas Sosial Provinsi Bengkulu melihat secara langsung kondisi sejumlah bangunan yang berada di kawasan kantor tersebut.
Dari hasil pemeriksaan lapangan, ditemukan sedikitnya tiga gedung yang kondisinya dinilai sudah kurang layak digunakan.
Kondisi bangunan tersebut kemudian menjadi perhatian pemerintah daerah. Herwan menyampaikan bahwa fasilitas perkantoran perlu mendapatkan perhatian karena sarana kerja yang memadai turut mendukung terciptanya pelayanan pemerintahan yang optimal.
Pemerintah Provinsi Bengkulu akan mengupayakan perbaikan terhadap bangunan yang membutuhkan penanganan. Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, nyaman dan mendukung produktivitas pegawai.
Peninjauan fasilitas itu juga menjadi bagian dari pemantauan langsung terhadap sarana dan prasarana milik pemerintah daerah. Dengan melihat kondisi secara langsung, kebutuhan perbaikan dapat diketahui lebih jelas dan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah berikutnya.
Herwan menegaskan bahwa peningkatan kinerja ASN harus berjalan beriringan dengan pembenahan lingkungan kerja. Aparatur dituntut disiplin dan berintegritas, sementara fasilitas penunjang pekerjaan juga perlu mendapat perhatian.
Melalui kombinasi kedisiplinan pegawai dan dukungan sarana yang memadai, Pemprov Bengkulu berharap kualitas penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra