Skip to main content

Sengketa Lahan Eks Lapter II Manna Dibahas, Pemprov Bengkulu dan DPD RI Cari Solusi Tuntas

Sengketa lahan eks Lapter II Manna di Bengkulu Selatan dibahas dalam rapat bersama Pemprov Bengkulu dan DPD RI. Fokus pada kepastian hukum dan pengelolaan aset negara.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<>>> Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Tahun Anggaran 2027, Jumat (10/4). Kegiatan strategis ini menjadi agenda tahunan penting dalam menyusun arah kebijakan pembangunan daerah yang selaras dengan kebutuhan masyarakat dan kepentingan pembangunan jangka menengah.

Forum perencanaan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah, perwakilan masyarakat, akademisi, serta pemangku kepentingan dari sektor swasta. Melalui forum ini, pemerintah berupaya menyatukan berbagai aspirasi serta menyelaraskan program pembangunan yang akan dijalankan pada tahun mendatang.

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, memimpin langsung jalannya Musrenbang. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berkomitmen mempercepat pembangunan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Infrastruktur Jadi Prioritas Utama Pembangunan

Dalam pemaparannya, Gubernur Helmi Hasan menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur masih menjadi prioritas utama dalam agenda pembangunan daerah. Menurutnya, infrastruktur yang memadai menjadi fondasi penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan produktivitas masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa pada tahun pertama masa kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Mian, pemerintah telah memaksimalkan berbagai program pembangunan infrastruktur, baik jalan, jembatan, maupun fasilitas penunjang lainnya.

Menurut Helmi, kondisi infrastruktur yang baik akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan hasil produksi pertanian. Akses transportasi yang lancar memudahkan petani dalam mendistribusikan hasil panen ke pasar, sehingga mampu meningkatkan nilai ekonomi sektor pertanian.

“Infrastruktur menjadi kunci utama. Ketika akses jalan dan fasilitas pendukung sudah baik, maka distribusi hasil pertanian akan lebih cepat dan efisien. Ini tentu akan berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat,” ujarnya.

Pengembangan Kawasan Industri Jadi Target Strategis

Selain pembangunan infrastruktur, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga menargetkan pengembangan kawasan industri sebagai salah satu strategi memperkuat struktur ekonomi daerah.

Helmi Hasan menyebutkan bahwa sejumlah daerah di Indonesia telah berhasil memanfaatkan kawasan industri sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi. Salah satu contoh yang disebutnya adalah Medan yang telah berkembang pesat melalui pengelolaan kawasan industrinya.

Menurutnya, Bengkulu memiliki potensi besar untuk mengembangkan kawasan industri yang terintegrasi, terutama dengan dukungan sumber daya alam dan hasil pertanian yang melimpah.

Namun demikian, ia mengakui bahwa pengembangan kawasan industri di Bengkulu masih membutuhkan perencanaan matang, dukungan infrastruktur, serta kolaborasi antara pemerintah dan investor.

“Kita ingin Bengkulu juga memiliki kawasan industri yang mampu menarik investasi. Dengan begitu, lapangan pekerjaan akan terbuka lebih luas dan perekonomian daerah bisa tumbuh lebih cepat,” jelasnya.

Memperkuat Akses Desa dan Distribusi Hasil Pertanian

Salah satu fokus penting dalam rencana pembangunan daerah adalah meningkatkan konektivitas wilayah, terutama di daerah pedesaan yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses infrastruktur.

Pemerintah Provinsi Bengkulu menilai bahwa peningkatan kualitas jalan dan sarana transportasi di wilayah desa akan sangat membantu petani dalam memasarkan hasil produksi mereka.

Distribusi yang lebih lancar tidak hanya meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga memperkuat rantai pasok komoditas pertanian dari desa menuju pasar regional maupun nasional.

Dengan konektivitas yang lebih baik, pemerintah berharap kesenjangan pembangunan antara wilayah perkotaan dan pedesaan dapat semakin berkurang.

Musrenbang Jadi Sarana Menyatukan Aspirasi

Musrenbang RKPD 2027 juga menjadi sarana penting bagi pemerintah daerah untuk menyerap berbagai masukan dari masyarakat dan pemangku kepentingan. Berbagai usulan pembangunan yang disampaikan dalam forum ini akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program prioritas daerah.

Melalui proses perencanaan yang partisipatif, pemerintah berharap kebijakan pembangunan yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dengan perencanaan yang matang dan terarah, Pemerintah Provinsi Bengkulu optimistis mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara lebih merata sekaligus meningkatkan daya saing daerah melalui pembangunan infrastruktur dan pengembangan kawasan industri yang berkelanjutan.

Langkah strategis ini diharapkan dapat membawa Bengkulu menuju pembangunan yang lebih maju, inklusif, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra