Skip to main content

Serah Terima Kunci dan Syukuran Penerima Program BSPS di Desa Rawa Indah

SELUMA

SELUMA.TEROPONGPUBLIK.COM>><<Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Rusyikin membuka acara serah terima kunci dan syukuran penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kabupaten Seluma 2019, di Desa Rawa Indah Kecamatan Ilir Talo, Selasa (29/10/2019).

Rusyikin dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Kementerian yang telah membantu seluma mengentaskan rumah tidak layak huni dan semoga tahun depan bantuannya ditambah lagi.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Seluma, Erlan Suadi dalam sambutannya antara lain mengatakan, mendukung terus Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau lebih dikenal sebagai program bedah rumah.

"Tahun depan pembangunan rumah tidak layak huni akan dianggarkan melalui lima sumber yaitu Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), Dana Alokasi Khusus (DAK), Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), Dana Desa dan Corporate Social Responsibility (CSR)," ungkap Erlan Suadi.

Kepala SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Bengkulu Kementerian PUPR diwakili oleh Kaur Teknis Program BSPS Provinsi Bengkulu Mardianto, dalam sambutannya antara lain mengatakan, Program BSPS merupakan kegiatan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat merupakan wujud komitmen pemerintah dalam rangka pemenuhan rumah layak huni dan terhuni bagi masyarakat.

"Kabupaten Seluma mendapatkan bantuan BSPS ini melalui SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Bengkulu sejak Tahun 2016 sampai dengan sekarang, bila ditotalkan sudah 1.834 unit rumah yang dibantu di Kabupaten Seluma dengan total Rp28.967.500.000," ungkap Mardianto.

Pada Tahun 2019 ini Kabupaten Seluma mendapatkan kuota 784 unit dengan nominal Rp13.720.000.000. Kemudian di akhir acara dilaksanakan penyerahan bantuan BSPS secara simbolis kepada masing-masing ketua kelompok yang terdiri dari lima kelompok dan penyerahan kunci kepada penerima bantuan bedah rumah yaitu Andri Nuryanto.