Skip to main content

TP PKK Bengkulu Tengah Perkuat Implementasi 10 Program Pokok PKK Melalui Pembinaan di Merigi Kelindang dan Taba Penanjung

Ketua TP PKK Kabupaten Bengkulu Tengah, Dr. S. Dharmarini Rachmat, SKM, MPH, memberikan arahan kepada kader saat kegiatan pembinaan 10 Program Pokok PKK di Kecamatan Merigi Kelindang dan Kecamatan Taba Penanjung

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bengkulu Tengah terus memperkuat peran kader dalam pembangunan masyarakat melalui kegiatan pembinaan 10 Program Pokok PKK yang dilaksanakan di Kecamatan Merigi Kelindang dan Kecamatan Taba Penanjung, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Bengkulu Tengah, Dr. S. Dharmarini Rachmat, SKM, MPH, dan dihadiri sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pengurus TP PKK tingkat kecamatan, kader desa, serta berbagai unsur masyarakat yang terlibat dalam program pemberdayaan keluarga.

Pembinaan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan TP PKK untuk menyamakan persepsi, meningkatkan kapasitas kader, serta memastikan pelaksanaan program kerja organisasi berjalan efektif hingga tingkat desa. Melalui kegiatan tersebut, para kader mendapatkan penguatan terkait strategi pelaksanaan program yang selaras dengan kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan daerah.

Ketua TP PKK Kabupaten Bengkulu Tengah, Dr. S. Dharmarini Rachmat, menegaskan bahwa PKK memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya keluarga sebagai unit terkecil dalam pembangunan.

Menurutnya, pembinaan yang dilaksanakan tidak boleh sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi harus mampu menghasilkan langkah konkret yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Kader PKK diharapkan mampu menjadi motor penggerak berbagai program sosial, kesehatan, pendidikan, dan ekonomi keluarga di wilayah masing-masing.

“Melalui pembinaan ini, saya berharap seluruh kader PKK semakin aktif, inovatif, dan responsif terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Program-program PKK harus mampu menjawab kebutuhan riil warga dan memberikan manfaat yang nyata hingga ke tingkat desa,” ujar Dharmarini.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara TP PKK dengan pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta kembali mendapatkan pemahaman mengenai 10 Program Pokok PKK yang menjadi landasan utama gerakan PKK di seluruh Indonesia. Program tersebut meliputi Penghayatan dan Pengamalan Pancasila, Gotong Royong, Pangan, Sandang, Perumahan dan Tata Laksana Rumah Tangga, Pendidikan dan Keterampilan, Kesehatan, Pengembangan Kehidupan Berkoperasi, Kelestarian Lingkungan Hidup, serta Perencanaan Sehat.

Kesepuluh program tersebut memiliki keterkaitan erat dengan berbagai aspek kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, kader PKK diharapkan mampu mengimplementasikannya secara terintegrasi melalui berbagai kegiatan yang menyentuh kebutuhan keluarga, mulai dari peningkatan gizi, kesehatan ibu dan anak, pendidikan keluarga, hingga penguatan ekonomi rumah tangga.

Selain memberikan pembinaan, kegiatan ini juga menjadi forum evaluasi terhadap pelaksanaan program PKK di tingkat kecamatan dan desa. Melalui diskusi dan dialog bersama kader, berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan dapat diidentifikasi sekaligus dicarikan solusi bersama.

Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah berharap kegiatan pembinaan seperti ini mampu meningkatkan kualitas sumber daya kader PKK sehingga program-program yang dijalankan semakin efektif dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan penguatan kapasitas kader yang dilakukan secara berkelanjutan, TP PKK Bengkulu Tengah optimistis dapat terus menjadi garda terdepan dalam mendorong pemberdayaan keluarga, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta mendukung terwujudnya pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Pewarta : Amg 

Editing : Adi Saputra