TEROPONGPUBLIK.CO.ID — Musibah kecelakaan pada ajang olahraga otomotif drag race yang berlangsung di lintasan Jalan A.P. Mokoginta, Kelurahan Upai, Minggu (9/8/2026), meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Kota Kotamobagu dan wilayah Bolaang Mongondow Raya, Sulawesi Utara (Sulut).
Insiden tersebut mengakibatkan 7 orang meninggal dunia dan 9 orang lainnya mengalami luka berat. Salah satu korban jiwa dalam peristiwa tersebut adalah Nilawati Mokodongan, warga Desa Pontodon.
Merespons tragedi tersebut, Pemerintah Kota Kotamobagu bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bergerak cepat dengan berkunjung langsung ke rumah duka pada Senin (10/8/2026).
Kehadiran para pimpinan daerah ini bertujuan untuk memberikan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan sekaligus memastikan seluruh proses penanganan pascakejadian berjalan dengan lancar.
Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib hadir melayat bersama Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat. Turut hadir secara langsung Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Harry Langie, Kapolres Kotamobagu, Dandim 1303/Bolang Mongondow, jajaran Kejaksaan, serta pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemkot Kotamobagu dan perwakilan wilayah Bolaang Mongondow Raya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sulut menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah yang terjadi serta menyerahkan tali kasih kepada pihak keluarga korban.
Sementara itu, Wali Kota Weny Gaib menyerahkan langsung dokumen sertifikat kematian almarhumah Nilawati Mokodongan kepada pihak keluarga sebagai bentuk pelayanan tanggap cepat dari pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Wali Kota Weny Gaib menegaskan komitmen penanganan cepat yang dilakukan pemerintah sejak musibah terjadi.
“Segera setelah menerima laporan pada hari Minggu, saya bersama jajaran Polres Kotamobagu, Kodim, dan Kejaksaan langsung menuju rumah sakit untuk memantau kondisi para korban, baik yang berpulang ke Rahmatullah maupun yang masih menjalani perawatan. Saya pun segera melaporkan hal ini kepada Bapak Gubernur Sulawesi Utara,” ujar Weny Gaib.
Ia menambahkan bahwa Gubernur dan Kapolda Sulut telah menginstruksikan seluruh jajaran di Kotamobagu dan Bolaang Mongondow Raya untuk mengambil langkah-langkah strategis demi mengamankan situasi serta meringankan beban penderitaan keluarga korban.
Wali Kota turut mengapresiasi kehadiran Kapolda Sulut beserta jajaran di tengah padatnya agenda kerja. Selain mengenang almarhumah Nilawati Mokodongan yang semasa hidupnya aktif berkontribusi positif bagi masyarakat, Wali Kota mengajak seluruh warga untuk menjadikan musibah ini sebagai momentum introspeksi diri dalam meningkatkan iman dan ketakwaan.
Perwakilan keluarga besar almarhumah, melalui Camat Kotamobagu Utara, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian penuh yang diberikan oleh jajaran Forkopimda. Pihak keluarga memohonkan maaf atas segala kekhilafan almarhumah semasa hidup dan menyampaikan agar segala urusan hak maupun kewajiban terkait piutang dapat dikomunikasikan secara langsung kepada keluarga.
Prosesi pemakaman almarhumah Nilawati Mokodongan di Desa Pontodon berlangsung khidmat pada Senin sore. Doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat mengiringi kepergian almarhumah menuju tempat peristirahatan terakhir.
Pewarta: Gusman
Editing: Adi Saputra