Skip to main content

UHC Kota Bengkulu Capai 100 Persen, Seluruh Warga Kini Dijamin Akses Layanan Kesehatan

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Neli Hartati, mengatakan keberhasilan mencapai UHC 100 persen menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kesehatan menyeluruh kepada masyarakat.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) memastikan seluruh masyarakat di wilayah tersebut kini telah tercover dalam program jaminan kesehatan. Capaian Universal Health Coverage (UHC) Kota Bengkulu resmi menyentuh angka 100 persen, yang berarti seluruh penduduk telah memiliki akses terhadap layanan kesehatan.

Keberhasilan ini menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat karena akses pelayanan kesehatan kini semakin mudah dijangkau tanpa harus terbebani persoalan biaya pengobatan. Pemerintah Kota Bengkulu menilai capaian tersebut merupakan bagian dari komitmen menghadirkan pelayanan publik yang merata dan berkeadilan bagi seluruh warga.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Neli Hartati, mengatakan keberhasilan mencapai UHC 100 persen menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kesehatan menyeluruh kepada masyarakat.

Menurutnya, kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara yang wajib dipenuhi oleh pemerintah melalui berbagai program strategis, termasuk jaminan kesehatan nasional.

“Pemerintah Kota Bengkulu terus berupaya memastikan perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat berjalan optimal. Semua masyarakat berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal,” ujar Neli, Kamis (7/5/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan data terbaru, jumlah penduduk Kota Bengkulu yang telah tercakup dalam program jaminan kesehatan mencapai 407.843 jiwa atau seluruh masyarakat yang terdaftar secara administrasi kependudukan.

Capaian tersebut tidak diperoleh secara instan, melainkan melalui kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, sektor swasta, maupun masyarakat peserta mandiri.

Neli menyebutkan pembiayaan program jaminan kesehatan di Kota Bengkulu berasal dari berbagai sumber. Selain dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Pemerintah Kota Bengkulu juga mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) guna memastikan masyarakat tetap memperoleh akses layanan kesehatan.

Di sisi lain, kontribusi pekerja penerima upah dari sektor swasta serta peserta mandiri turut menjadi faktor penting dalam menopang keberlangsungan program tersebut.

“Pendanaan berasal dari berbagai sumber, mulai dari alokasi APBN, APBD Kota Bengkulu, hingga kontribusi dari sektor pekerja penerima upah swasta maupun peserta mandiri,” jelasnya.

Dengan status UHC 100 persen, masyarakat Kota Bengkulu kini diharapkan tidak lagi mengalami kendala ketika membutuhkan layanan kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun rumah sakit yang bekerja sama dengan program jaminan kesehatan.

Pemerintah Kota Bengkulu juga menilai keberhasilan tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat pelayanan publik di sektor kesehatan.

Meski demikian, Dinas Kesehatan Kota Bengkulu menegaskan bahwa capaian UHC bukan berarti tugas pemerintah telah selesai. Validasi dan pembaruan data kependudukan tetap dilakukan secara berkala untuk memastikan seluruh warga tetap terakomodasi dalam sistem jaminan kesehatan.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat adanya perubahan status kependudukan, perpindahan domisili, kelahiran warga baru, hingga perubahan kepesertaan yang terus terjadi setiap waktu.

Dinkes Kota Bengkulu juga mengimbau masyarakat agar aktif memperbarui data administrasi kependudukan sehingga pelayanan kesehatan dapat diakses secara optimal tanpa hambatan administratif.

Selain itu, masyarakat diharapkan memahami prosedur layanan kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku agar pemanfaatan program jaminan kesehatan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Ke depan, Pemerintah Kota Bengkulu berkomitmen terus menjaga kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memastikan seluruh masyarakat memperoleh hak yang sama dalam mengakses fasilitas kesehatan. Dengan tercapainya UHC 100 persen, Kota Bengkulu dinilai telah menunjukkan langkah nyata dalam mewujudkan sistem pelayanan kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra