Skip to main content

Wagub Bengkulu Buka Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan XI Tahun 2025

Wagub Bengkulu Buka Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan XI Tahun 2025

TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, secara resmi membuka Upacara Pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan XI Tahun 2025 di Aula Merah Putih, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Bengkulu, Senin (22/9/2025).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, dan Asisten I Setda Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pengembangan kualitas aparatur sipil negara (ASN).

Pelaksana Tugas Kepala BPSDM Provinsi Bengkulu, Aswandi, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan ini berlangsung sejak 19 Agustus hingga 10 Desember 2025. Sebanyak 37 peserta yang merupakan pejabat administrator dari berbagai instansi pemerintah daerah akan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi kepemimpinan.

Menurut Aswandi, PKA Angkatan XI tidak hanya mengajarkan teori manajerial, tetapi juga mendorong peserta untuk mengaplikasikan inovasi dalam tata kelola pemerintahan. “Kami berharap melalui pelatihan ini lahir pemimpin birokrasi yang mampu menjawab tantangan zaman, terutama dalam hal digitalisasi dan pelayanan publik,” ujarnya.

Dalam arahannya, Wagub Mian menekankan pentingnya peningkatan kapasitas kepemimpinan bagi para pejabat administrator. Ia menegaskan bahwa keberhasilan seorang pemimpin birokrasi bukan hanya diukur dari kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga dari sejauh mana ia mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

“Semua pejabat harus berorientasi pada pelayanan masyarakat. Kita bisa berdiri di sini karena rakyat, jadi jangan pernah mengkhianati rakyat. Serap aspirasinya, kuasai aturan, dan implementasikan loyalitas kepada pimpinan. Selain itu, manfaatkan digitalisasi dan media sosial dengan bijak. Ingat, berita baik bisa berubah menjadi buruk, begitu juga sebaliknya, tergantung bagaimana kita menyampaikannya,” tegas Mian.

Ia juga menambahkan, di tengah perkembangan teknologi informasi, pejabat administrator dituntut lebih adaptif dan inovatif. Pemimpin birokrasi, menurutnya, harus mampu merancang terobosan yang berdampak langsung pada perbaikan layanan publik. “ASN harus menjadi agen perubahan, bukan sekadar pengelola administrasi. Dibutuhkan komitmen dan integritas agar roda pemerintahan berjalan efektif,” imbuhnya.

Setelah memberikan sambutan, Wagub Mian secara resmi membuka kegiatan dengan mengucapkan bismillah atas nama Gubernur Bengkulu. Suasana aula pun dipenuhi semangat optimisme para peserta yang siap mengikuti pelatihan hingga akhir.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk memperkuat kapasitas aparatur di level menengah. PKA diharapkan mampu mencetak pemimpin birokrasi yang visioner, berintegritas, dan memiliki orientasi pelayanan yang lebih humanis.

Dengan pelatihan yang berlangsung selama hampir empat bulan ini, para peserta akan mendapatkan berbagai materi, mulai dari pengembangan karakter kepemimpinan, perumusan kebijakan berbasis evidence, hingga strategi komunikasi publik di era digital.

Melalui proses pembelajaran intensif, pemerintah berharap para peserta mampu membawa perubahan positif di unit kerja masing-masing. Sehingga, pelayanan publik di Bengkulu dapat semakin berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Dengan terselenggaranya PKA Angkatan XI ini, kita berharap lahir pejabat administrator yang profesional, memiliki integritas, serta siap menghadirkan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan akuntabel bagi masyarakat Bengkulu,” tutup Mian.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra