Skip to main content

Wajah Kota Bengkulu Kian Bersinar, Belungguk Point Siap Diluncurkan Jadi Ikon Wisata Malam

Wajah Kota Bengkulu Kian Bersinar, Belungguk Point Siap Diluncurkan Jadi Ikon Wisata Malam

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Wajah Kota Bengkulu kini tampil berbeda saat malam hari. Penataan pencahayaan yang dilakukan secara masif di berbagai sudut kota menghadirkan atmosfer baru yang lebih terang, semarak, dan hidup. Ibu kota Provinsi Bengkulu tersebut perlahan bertransformasi menjadi kota yang ramah bagi aktivitas malam, sekaligus memperkuat daya tarik wisata bagi masyarakat lokal maupun wisatawan dari luar daerah.

Program penataan cahaya ini mencapai puncaknya di kawasan Belungguk Point, sebuah lokasi strategis yang diproyeksikan menjadi ikon baru kebanggaan warga Bengkulu. Pemerintah Kota Bengkulu menjadwalkan peluncuran resmi Belungguk Point pada Sabtu malam, 27 Desember 2025. Kawasan ini diharapkan menjadi magnet baru bagi pertumbuhan ekonomi kreatif dan sektor pariwisata kota.

Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menjelaskan bahwa program bertajuk “Bengkulu-ku Terang Benderang” merupakan langkah strategis pemerintah dalam memperindah tata kota. Selain aspek estetika, pencahayaan yang optimal juga bertujuan menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas di malam hari.

“Kota ini kita buat terang benderang. Puncaknya nanti di Belungguk Point. Dengan pencahayaan yang baik, kota menjadi semakin indah dan kehidupan malam juga makin hidup,” ujar Dedy saat ditemui, Selasa (23/12/2025).

Untuk mewujudkan kawasan Belungguk Point sebagai “lautan cahaya”, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bengkulu telah memasang ribuan titik lampu dengan berbagai spesifikasi teknis dan desain estetis. Penataan dilakukan secara terkonsep agar menghadirkan suasana hangat, modern, dan instagramable bagi pengunjung.

Kepala Bidang Sarana Dishub Kota Bengkulu, Soni Risdianto, merinci jenis lampu yang telah terpasang di kawasan tersebut. Sebanyak 112 lampu LED pedestrian bermotif etnik dipasang pada 56 tiang untuk memperkuat identitas lokal. Selain itu, terdapat 120 segmen LED string light yang dililitkan pada pepohonan, menciptakan nuansa hangat dan romantis di sepanjang area.

“Selain itu, kami juga memasang 504 lampu LED round pendant RGB yang mampu menampilkan perpaduan warna dinamis, serta 1.000 lampu pendant light outdoor untuk memperkuat pencahayaan area terbuka,” jelas Soni. Tak hanya itu, lampu LED high mast atau menara pencahayaan juga ditempatkan di dua titik utama, yakni Simpang Lima dan kawasan Skip, guna memastikan pencahayaan maksimal dari jarak jauh.

Tidak hanya terfokus pada Belungguk Point, Dishub Kota Bengkulu juga meningkatkan kualitas penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah ruas strategis. Di kawasan median Jalan S. Parman, misalnya, lampu PJU yang sebelumnya berkapasitas 120 watt kini diganti menjadi 200 watt agar jangkauan cahaya lebih luas dan terang.

Keseriusan Wali Kota Dedy Wahyudi bersama Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing dalam menata kota mencerminkan visi besar pembangunan Bengkulu ke depan. Pemerintah optimistis, dengan penataan yang matang dan berkelanjutan, Belungguk Point tidak hanya menjadi ruang publik untuk berkumpul, tetapi juga destinasi wisata unggulan yang mampu bersaing dengan kawasan ikonik nasional, bahkan diproyeksikan melampaui popularitas Malioboro di masa mendatang.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra