Skip to main content

Wali Kota Bengkulu Fokuskan Anggaran Infrastruktur Demi Kesejahteraan Warga

Wali Kota Bengkulu Fokuskan Anggaran Infrastruktur Demi Kesejahteraan Warga

 

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>   Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu menegaskan pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, bersama Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing, menuturkan bahwa berbagai program pembangunan terus digencarkan demi menghadirkan layanan publik yang lebih baik.

Sejak awal menjabat, pasangan Dedy–Ronny banyak menerima keluhan dari masyarakat, mulai dari persoalan drainase tersumbat, jalan dan jembatan rusak, hingga minimnya penerangan jalan umum di sejumlah titik. Setiap laporan yang masuk, kata Dedy, langsung ditindaklanjuti dengan menginstruksikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera bergerak di lapangan.

“Kami tidak ingin menunda-nunda. Begitu ada laporan, langsung ditindaklanjuti. Infrastruktur adalah kebutuhan dasar masyarakat, maka harus menjadi prioritas,” tegas Dedy.

Respon cepat pemerintah kota mendapat apresiasi dari warga. Banyak masyarakat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih karena pembangunan dan perbaikan infrastruktur benar-benar dirasakan langsung. Menurut Dedy, hal ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir untuk memberikan solusi konkret, bukan sekadar janji.

Ia menjelaskan, Pemkot Bengkulu telah mengalokasikan anggaran besar untuk membiayai pembangunan infrastruktur di berbagai sektor. Dalam tujuh bulan kepemimpinannya, lebih dari Rp200 miliar telah digelontorkan khusus untuk pembangunan jalan, perbaikan drainase, serta pemasangan lampu penerangan jalan.

“Alhamdulillah, walaupun baru tujuh bulan menjabat, kita betul-betul fokuskan anggaran untuk infrastruktur. Kurang lebih Rp200 miliar kita gelontorkan untuk pembangunan dan demi kebahagiaan masyarakat,” ujarnya.

Dedy menambahkan, pembangunan infrastruktur tidak hanya soal memperbaiki jalan dan jembatan, tetapi juga menyangkut pemerataan pembangunan di seluruh wilayah kota. Menurutnya, pembangunan harus dirasakan secara adil oleh semua lapisan masyarakat, tidak hanya di pusat kota, tetapi juga hingga ke wilayah pinggiran.

“Yang utama ialah bagaimana hasil pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tidak boleh ada ketimpangan, semua warga Kota Bengkulu berhak mendapatkan fasilitas yang layak,” katanya.

Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing turut menegaskan komitmen yang sama. Ia menyebut, Pemkot Bengkulu berupaya bekerja cepat sekaligus tepat sasaran. Dengan dukungan anggaran dan koordinasi yang baik antar-OPD, ia optimis target pembangunan dapat tercapai sesuai harapan.

Ronny juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif menjaga fasilitas umum yang sudah dibangun. “Pemerintah membangun, masyarakat juga punya kewajiban merawat. Dengan begitu, manfaatnya bisa berkelanjutan dan dirasakan lebih lama,” jelasnya.

Sejumlah proyek infrastruktur yang tengah berjalan di antaranya adalah peningkatan kualitas jalan lingkungan, pembangunan drainase baru untuk mengurangi risiko banjir, serta pemasangan lampu jalan di kawasan rawan kecelakaan. Program-program tersebut diprioritaskan berdasarkan kebutuhan mendesak warga yang disampaikan melalui musyawarah rencana pembangunan maupun kanal pengaduan langsung.

Dedy menutup pernyataannya dengan optimisme bahwa pembangunan yang dilakukan saat ini akan memberikan dampak signifikan bagi kehidupan masyarakat. “Kami ingin setiap rupiah dari anggaran yang dikeluarkan betul-betul kembali ke masyarakat dalam bentuk fasilitas dan pelayanan yang lebih baik,” tuturnya.

Dengan langkah konkret tersebut, Pemkot Bengkulu berkomitmen menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai fondasi kuat dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kota.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra