TEROPONGPUBLIK.CO.ID >>><<< Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas kehadiran Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Yayasan Sinar Cinta Kasih yang resmi berdiri di Kelurahan Penurunan, Kota Bengkulu. Yayasan ini menjadi yang pertama di Kota Bengkulu yang secara khusus memberikan perhatian dan pelayanan kepada anak-anak non-muslim.
Yayasan yang diketuai oleh Yuliana, seorang pengusaha sukses asal Bengkulu yang kini berdomisili di Bali, menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung kesejahteraan anak-anak yang membutuhkan. Ia bersama suaminya, Johan, menggagas pendirian LKSA ini di rumah lama mereka yang penuh kenangan, dan kini diubah menjadi panti asuhan yang ramah dan inklusif.
“Saya merasa takjub dan bangga atas kepedulian Bu Yuliana dan Pak Johan. Rumah yang sarat dengan sejarah dan kenangan ini kini disulap menjadi tempat yang membawa harapan bagi anak-anak bangsa. Meski kini berdomisili di Bali, beliau kembali ke kampung halaman untuk meresmikan panti ini. Ini adalah bentuk cinta dan kepedulian yang luar biasa,” ujar Dedy dalam sambutannya saat acara peresmian, Minggu (29/6/2025).
Acara peresmian berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, ditandai dengan pemotongan pita oleh Walikota Dedy Wahyudi bersama Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, Johan, Yuliana, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Peresmian tersebut juga bertepatan dengan hari ulang tahun Yuliana, menambah suasana syukur dalam kegiatan tersebut.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun, serta penyerahan bingkisan dan santunan kepada anak-anak binaan yayasan. Tindakan ini tidak hanya menjadi bentuk perhatian sosial, tetapi juga wujud nyata dari semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama.
“Kita doakan semoga keluarga besar Bu Yuliana selalu diberkati dan terus diberi kelancaran dalam setiap usaha dan niat baiknya,” ucap Dedy penuh harap.
Walikota juga menyatakan bahwa langkah yang diambil Yuliana dan Johan sangat selaras dengan semangat yang diusung Pemerintah Kota Bengkulu melalui program “Kota Religius.” Menurutnya, setiap agama mengajarkan nilai-nilai kebaikan dan semangat untuk saling berbagi, tanpa memandang latar belakang kepercayaan.
“Agama manapun pasti mengajarkan nilai kebaikan dan kasih sayang. Kita meyakini, ketika kita gemar berbagi, maka Tuhan akan melimpahkan nikmat lainnya dalam hidup kita,” ujarnya.
Ia berharap, kehadiran LKSA Yayasan Sinar Cinta Kasih dapat memberikan kontribusi besar dalam mencetak generasi penerus bangsa yang mandiri dan berdaya saing. Terlebih, yayasan ini diharapkan menjadi tempat perlindungan dan pembinaan yang menjamin pemenuhan hak-hak anak serta pengembangan potensi mereka secara menyeluruh.
“Mudah-mudahan panti ini bisa menjadi rumah kedua bagi anak-anak non-muslim yang membutuhkan, memberikan mereka ruang untuk tumbuh dengan penuh cinta, pendidikan yang layak, dan kesempatan yang sama,” tutur Dedy.
Tak hanya itu, Walikota Dedy juga menekankan pentingnya menjaga harmoni dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat Kota Bengkulu. Ia mengajak seluruh warga untuk terus menjunjung tinggi semangat persatuan tanpa membeda-bedakan suku, agama, ras, maupun budaya.
“Marilah kita terus hidup berdampingan dengan damai dan saling menghormati. Kota Bengkulu akan semakin kuat bila warganya bersatu dan saling mendukung, apa pun latar belakangnya,” pungkasnya.
Dengan diresmikannya LKSA Yayasan Sinar Cinta Kasih ini, Pemerintah Kota Bengkulu berharap akan semakin banyak pihak-pihak yang tergerak hatinya untuk turut serta dalam membangun masa depan anak-anak Indonesia, khususnya mereka yang berada dalam kondisi rentan, agar tetap bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.
Pewarta : Amg
Editing : AdI Saputra