Skip to main content

Aksi Tawuran di Kabupaten Lebong Meningkat Selama Idulfitri 2025

Aksi Tawuran di Kabupaten Lebong Meningkat Selama Idulfitri 2025

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>> Momen Idulfitri yang seharusnya penuh kebahagiaan dan silaturahmi di Kabupaten Lebong tercoreng oleh meningkatnya aksi tawuran antarwarga. Dalam dua hari terakhir, tercatat terjadi dua insiden diduga tawuran yang mengakibatkan kericuhan dan kekerasan fisik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Teropong Publik, insiden pertama terjadi pada malam takbiran di Bundaran depan RSUD Kabupaten Lebong. Situasi mendadak memanas setelah terjadi bentrokan antarwarga. Video kejadian tersebut dengan cepat menjadi viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Facebook bernama Andin Saputra. Dalam video berdurasi pendek, terlihat puluhan orang berkumpul dalam suasana tegang, sementara sebagian warga berusaha melerai bentrokan.

Dua hari setelah kejadian pertama, pada tanggal 1 April 2025, tawuran kembali pecah di kawasan Danau Picung. Aksi kekerasan yang dikenal dengan sebutan Tawuran Rejama itu melibatkan kelompok pemuda asal Kabupaten Lebong. 

Warga setempat menyayangkan meningkatnya aksi tawuran ini, mengingat Idulfitri seharusnya menjadi waktu untuk mempererat tali persaudaraan. “Semestinya kita bisa saling memaafkan dan menjaga kebersamaan, bukan malah terlibat konflik seperti ini,” tutur Darman, salah satu tokoh adat setempat.

Fenomena tawuran saat hari raya menunjukkan adanya perubahan dalam dinamika sosial masyarakat Kabupaten Lebong. Solidaritas tradisional yang dulu kuat kini mulai terkikis oleh pengaruh modernisasi dan lemahnya kontrol sosial. Para pemuda yang merasa kehilangan identitas cenderung mencari pelampiasan dalam bentuk kekerasan tanpa arah.

Warga berharap aparat keamanan dan tokoh masyarakat dapat lebih aktif memberikan penyuluhan agar kejadian serupa tidak terulang, sehingga suasana Idulfitri ke depan bisa kembali aman dan damai.

Pewarta : Harlis Sang Putra 

Editing : Adi Saputra