Skip to main content

Bareskrim Polri Gelar Asesmen Uji Kompetensi Penyidik dan Penyidik Pembantu di Polda Bengkulu

Bareskrim Polri Gelar Asesmen Uji Kompetensi Penyidik dan Penyidik Pembantu di Polda Bengkulu.di ruang ballroom Hotel Mercure .Kamis.(19/10)(ft: Gunawan teropongpublik.co.id )

TEROPONGPUBLIK.CO.ID >>>><<<< Biro Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri telah melaksanakan asesmen uji kompetensi bagi penyidik dan penyidik pembantu di Polda Bengkulu. Kegiatan ini dihadiri oleh 156 peserta dan berlangsung di ruang ballroom Hotel Mercure di Jalan S. Parman, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu pada hari Kamis , (19/10).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kapolda Bengkulu, Irjen Pol DRS. Armed Wijaya, M.H. Dalam sambutannya, Kapolda menyampaikan pentingnya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Beliau mengungkapkan bahwa kepercayaan masyarakat kepada Polri mengalami penurunan drastis pada tahun 2022.

"Ikhtisar tugas Polri saat ini adalah untuk memulihkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Tahun 2022 menyaksikan penurunan drastis dalam tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri," kata Kapolda Bengkulu.

Kapolda Bengkulu juga menegaskan target untuk mengembalikan tingkat kepercayaan masyarakat kepada Polri, yang diharapkan mencapai 80% pada bulan Oktober. Beliau berharap bahwa kegiatan asesmen ini akan memberikan kontribusi yang signifikan untuk mewujudkan penyidik dan penyidik pembantu yang profesional.

"Saya berharap kegiatan hari ini dapat memberikan kontribusi dalam mencapai tujuan tersebut. Saya mendengar bahwa tingkat kepuasan masyarakat terhadap fungsi reserse Polri saat ini berkisar antara 60-80%," tambah Kapolda.

Kapolda Bengkulu juga menekankan pentingnya etika yang baik dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri. Menurutnya, sistem instansi yang baik harus didukung oleh etika anggota Polri yang baik.

"Dalam pelaksanaan asesmen ini, kita juga memperhatikan pembinaan mental atau attitude. Hal ini sangat penting, karena sebaik apapun sistem yang diterapkan, jika anggota Polri tidak memiliki etika yang baik, maka sistem itu tidak akan efektif," tutup Kapolda.

Kegiatan asesmen uji kompetensi ini diharapkan akan membantu memperkuat kualitas penyidik dan penyidik pembantu Polri, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga kepolisian.

Pewarta : Gunawan

Editing : Adi Saputra