Skip to main content

BPBD Kota Bengkulu Bersinergi Buka Lahan Jagung, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

BPBD Kota Bengkulu bersama Polresta dan Pelindo membuka lahan jagung baru sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan ekonomi masyarakat.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Pemerintah Kota Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Ketahanan Pangan Nasional melalui langkah konkret di lapangan. Salah satu upaya terbaru dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu dengan terlibat langsung dalam kegiatan pembukaan lahan pertanian baru yang difokuskan pada komoditas jagung.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (24/04) dengan melibatkan sejumlah pihak, di antaranya Polresta Bengkulu, Pelindo, serta jajaran Pemerintah Kota Bengkulu. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bukti nyata bahwa penguatan ketahanan pangan membutuhkan sinergi berbagai elemen, baik pemerintah maupun swasta.

Dalam pelaksanaannya, BPBD Kota Bengkulu tidak hanya berperan sebagai pendukung administratif, tetapi juga terjun langsung dalam aspek teknis di lapangan. Proses pembukaan lahan atau land clearing dilakukan dengan menggunakan alat berat guna mempercepat persiapan lahan agar segera siap ditanami.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bengkulu, I Made Ardana, menegaskan bahwa keterlibatan pihaknya merupakan bagian dari tanggung jawab dalam menjaga stabilitas daerah secara menyeluruh. Menurutnya, ketahanan pangan merupakan salah satu aspek penting yang tidak terpisahkan dari upaya mitigasi risiko dan pembangunan daerah.

“BPBD mendukung penuh kegiatan kolaboratif ini sebagai langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan. Kami memastikan seluruh proses teknis berjalan dengan baik, aman, dan efisien agar target penanaman jagung dapat segera direalisasikan,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya berdampak pada ketersediaan pangan, tetapi juga berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani lokal. Dengan adanya lahan baru yang produktif, diharapkan peluang ekonomi masyarakat semakin terbuka.

Pemilihan jagung sebagai komoditas utama bukan tanpa alasan. Tanaman ini dikenal memiliki masa tanam yang relatif singkat serta permintaan pasar yang tinggi. Selain itu, jagung juga menjadi salah satu komoditas strategis yang berperan penting dalam menjaga stabilitas stok pangan, baik untuk konsumsi langsung maupun kebutuhan industri.

Sinergi antara BPBD, kepolisian, dan pihak swasta seperti Pelindo dinilai menjadi kunci keberhasilan program ini. Kolaborasi tersebut memungkinkan optimalisasi sumber daya yang ada, mulai dari tenaga kerja, peralatan, hingga dukungan logistik.

Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi sektor lain untuk turut berpartisipasi dalam memanfaatkan lahan tidur yang masih banyak tersedia di Kota Bengkulu. Dengan pengelolaan yang tepat, lahan-lahan tersebut dapat diubah menjadi sumber produksi pangan yang bernilai ekonomis.

Pemerintah Kota Bengkulu sendiri terus mendorong inovasi dan kolaborasi dalam berbagai program pembangunan, termasuk di sektor pertanian. Upaya ini sejalan dengan visi untuk menciptakan kemandirian daerah, khususnya dalam hal penyediaan pangan.

Melalui langkah strategis ini, Kota Bengkulu optimistis mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan daya saing daerah. Program pembukaan lahan jagung ini menjadi awal dari gerakan yang lebih luas dalam mengoptimalkan potensi pertanian lokal.

Ke depan, diharapkan semakin banyak pihak yang terlibat dalam mendukung program serupa sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat. Dengan kerja sama yang solid, ketahanan pangan bukan hanya menjadi target, tetapi juga realitas yang dapat diwujudkan bersama.

Pewarta: Amg

Editing: Adi Saputra