Skip to main content

Bukan Sekadar Sembako, Ketua BAZNAS Bengkulu Hadir Menguatkan Hati Lansia

Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu H. Yulkamra, didampingi Wakil Ketua IV H. Adi Sukmono, menyerahkan bantuan sembako sekaligus memberikan motivasi kepada warga lanjut usia dan penerima bantuan di Kelurahan Suka Merindu, Kota Bengkulu, Minggu (25/10/2026).

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<<>>>>  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Bengkulu terus memperkuat kepedulian sosial dengan menghadirkan bantuan sekaligus dukungan moral bagi masyarakat yang membutuhkan. Tidak sekadar menyerahkan paket sembako, jajaran pimpinan BAZNAS juga meluangkan waktu untuk menyapa, mendengarkan cerita, serta memberikan motivasi kepada warga lanjut usia dan masyarakat yang menghadapi keterbatasan kesehatan.

Kegiatan tersebut dilakukan Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu, H. Yulkamra, S.Pd.I., M.Pd., didampingi Wakil Ketua IV, H. Adi Sukmono, S.Pd., saat mengunjungi tiga penerima bantuan di Jalan Basuki Rahmad RT 8, Kelurahan Suka Merindu, Kota Bengkulu, Minggu (25/10/2026).

Dalam kunjungan sosial tersebut, BAZNAS menyalurkan tiga paket sembako kepada Nenek Rohana yang berusia 99 tahun, Nenek Siti berusia 78 tahun, serta Iman Idrus yang mengalami gangguan penglihatan sejak 2018.

Bagi BAZNAS, kunjungan langsung ini menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran pengurus di rumah penerima bantuan diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memberikan rasa diperhatikan, ketenangan, dan semangat dalam menjalani kehidupan.

Saat menyambangi rumah Nenek Rohana, Ketua BAZNAS Bengkulu tidak terburu-buru meninggalkan lokasi setelah menyerahkan bantuan. Ia memilih duduk dan berbincang dengan perempuan berusia 99 tahun tersebut, sembari menyampaikan pesan tentang kesabaran, rasa syukur, serta pentingnya menjaga semangat pada masa lanjut usia.

Dengan pendekatan yang hangat, Yulkamra menyampaikan bahwa usia panjang patut disyukuri dan dijalani dengan penuh ketabahan. Ia juga memberikan dorongan agar Nenek Rohana tetap merasa bahagia dan tidak kehilangan semangat.

Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu H. Yulkamra, didampingi Wakil Ketua IV H. Adi Sukmono, menyerahkan bantuan sembako sekaligus memberikan motivasi kepada warga lanjut usia dan penerima bantuan di Kelurahan Suka Merindu, Kota Bengkulu, Minggu (25/10/2026).

“Mak Rohana sehat-sehat ya, Mak. Umur panjang Mak ini adalah berkah. Tetap semangat, Allah sayang sama Mak,” ujar Yulkamra ketika memberikan motivasi kepada Nenek Rohana.

Sapaan penuh kekeluargaan tersebut disambut senyum lebar. Suasana sederhana di rumah itu menjadi lebih hangat ketika Nenek Rohana menerima perhatian langsung dari pimpinan BAZNAS Provinsi Bengkulu.

Momen tersebut memperlihatkan bahwa kepedulian kepada kelompok lanjut usia tidak selalu harus diwujudkan melalui bantuan materi. Kehadiran, komunikasi yang baik, dan perhatian tulus juga menjadi bagian penting dalam membangun kebahagiaan serta menjaga kondisi psikologis mereka.

Perhatian serupa diberikan kepada Nenek Siti dan Iman Idrus. Dalam pertemuan tersebut, Yulkamra menyampaikan pesan keagamaan sekaligus mengajak keduanya agar tetap tegar menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Ia mengingatkan bahwa setiap orang memiliki ujian masing-masing dan tidak sepatutnya kehilangan harapan ketika berhadapan dengan kondisi sulit. Dukungan keluarga, lingkungan sekitar, serta kepedulian masyarakat dinilai penting untuk membantu mereka menjalani hari-hari dengan lebih baik.

“Mak Siti, Pak Iman, jangan kecil hati. Sakit dan keterbatasan ini adalah ujian, Allah angkat derajat. Kami dari BAZNAS akan selalu ada untuk rakyat,” tuturnya.

Bagi penerima bantuan, kesempatan berbincang secara langsung menjadi pengalaman yang berkesan. Mereka bukan hanya memperoleh bahan kebutuhan pokok, tetapi juga merasakan perhatian dan dukungan yang memberikan penguatan secara emosional.

Salah satu anggota keluarga Nenek Siti mengungkapkan kebahagiaannya atas kunjungan tersebut. Ia merasa kehadiran pimpinan BAZNAS membawa suasana berbeda dan membuat keluarganya merasa tidak sendirian menghadapi keadaan.

“Senang hati kami, Pak Ketua datang langsung, diajak ngobrol, dikasih semangat. Raso terhibur nian, dak kesepian lagi,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Bengkulu, H. Adi Sukmono, S.Pd., menjelaskan bahwa pendekatan humanis menjadi bagian dari upaya pelayanan lembaganya kepada masyarakat. Menurut dia, pemberian bantuan harus disertai kepedulian agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih menyeluruh.

Bantuan sembako memang diperlukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar penerima. Namun, perhatian, komunikasi, dan dukungan moral juga memiliki arti penting, terutama bagi lansia maupun warga yang menghadapi persoalan kesehatan dan keterbatasan aktivitas.

“Kita ingin BAZNAS itu hadir sebagai keluarga. Bukan hanya memberi, tapi menguatkan hati mereka,” kata Adi Sukmono.

Pendekatan tersebut menegaskan pentingnya pengelolaan zakat yang berorientasi pada kemaslahatan masyarakat. Selain mendistribusikan bantuan, lembaga zakat juga dapat berperan membangun hubungan sosial yang lebih dekat dengan kelompok rentan.

Melalui kunjungan langsung, kebutuhan dan kondisi penerima bantuan dapat dilihat secara lebih dekat. Interaksi tersebut sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan keadaan yang mereka hadapi.

Kehadiran BAZNAS di lingkungan RT 8 Kelurahan Suka Merindu mendapat sambutan positif. Warga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sehingga masyarakat lanjut usia, warga dengan gangguan kesehatan, serta keluarga yang membutuhkan tetap memperoleh perhatian.

Penyaluran tiga paket sembako ini menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial tidak semata-mata diukur dari nilai bantuan yang diberikan. Sikap menghargai, kesediaan mendengarkan, dan kemauan hadir secara langsung turut menentukan makna sebuah bantuan bagi penerimanya.

BAZNAS Provinsi Bengkulu diharapkan terus memperkuat peran dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran, sekaligus membangun kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Melalui perpaduan bantuan kebutuhan pokok dan pendampingan moral, kegiatan sosial tersebut membawa pesan bahwa masyarakat yang menghadapi keterbatasan tetap berhak mendapatkan perhatian, penghormatan, dan dukungan untuk menjalani kehidupan dengan penuh harapan.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra