PROVINSI BENGKULU. TEROPONGOUBLIK. COM -Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu terpilih menjadi salah satu yang terbaik terhadap pelaksanaan dan pengembangan konsep pembudayaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).
Bersamaan dengan tiga Provinsi lainnya, yakni Provinsi Jawa Timur , Provinsi Kalimantan Selatan dan Provinsi Gorontalo diminta oleh Direktorat Promosi dan Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) untuk melaksanakan evaluasi Germas lintas sektor di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Keempat Dinkes Provinsi terpilih tersebut diminta untuk memfasilitasi kegiatan evaluasi Germas di tingkat Provinsi, mengkoordinasikan hal ini kepada Kepala Dinkes Kabupaten/Kota untuk melaksanakan evaluasi Germas di tingkat Kabupaten/Kota serta mengundang peserta pertemuan dari lintas program, lintas sektor dan petugas Puskesmas.
Instruksi ini disampaikan oleh Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melalui surat dengan nomor PK.03.02/2/5647/2019.
Pelaksanaan evaluasi Germas lintas sektor ini dilaksanakan mengingat Germas sudah memasuki tahun ke-4 di tahun 2019 ini dan akan masuk kedalam RPJMN 2020-2024 mendatang.
Pembiayaan pelaksanaan kegiatan evaluasi, Kemenkes RI tidak membebankan kepada ke-4 Dinkes Provinsi yang terpilih, melainkan bersumber dari DIPA Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat tahun anggaran 2019.
Sementara itu, Kepala Dinkes Provinsi Bengkulu Herwan Antoni menyampaikan bahwa intruksi tersebut akan segera dilaksanakan dan pada tanggal 27 dan 28 Agustus nanti akan dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) mengenai kiat-kiat dari Dinkes Provinsi Bengkulu dalam melaksanakan Germas.
"Atas apresiasi ini, nanti ada tim Kemenkes yang akan turun, nanti tanggal 27 dan 28 akan melaksanakan FGD (Focus Group Discussion) soal gimana kiat-kiat upaya yang dilakukan oleh Provinsi Bengkulu dalam rangka percepatan pelaksanaan intruksi Presiden tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat," Tukasnya(AMENG)