TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Kota Bengkulu terus memperkuat komitmennya dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Melalui Dinas Sosial (Dinsos), penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) untuk triwulan kedua tahun 2026 kembali direalisasikan dengan sasaran yang terverifikasi.
Sebanyak 14.495 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Bengkulu tercatat menerima bantuan sosial tersebut. Program ini menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga kurang mampu, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, dan pemenuhan gizi.
Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, Sahrinita, mengatakan proses penyaluran bantuan berlangsung lancar berkat sinergi antara pemerintah daerah, pendamping PKH, serta berbagai pihak yang terlibat dalam proses verifikasi dan distribusi bantuan.
Menurutnya, bantuan yang diberikan bukan hanya sekadar bentuk dukungan finansial, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat yang masuk dalam kategori rentan.
"Penyaluran PKH pada triwulan kedua ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami ingin memastikan seluruh warga yang memang memenuhi kriteria dapat memperoleh haknya tanpa ada yang terlewat," ujar Sahrinita, Selasa (7/7/2026).
Ia menjelaskan, keberhasilan pelaksanaan program tidak terlepas dari kerja keras para pendamping PKH yang setiap hari melakukan pendataan, pendampingan, hingga memastikan bantuan diterima langsung oleh keluarga penerima manfaat.
Selain memastikan distribusi berjalan lancar, Dinas Sosial Kota Bengkulu juga terus melakukan pembaruan data penerima secara berkala. Langkah tersebut dinilai sangat penting untuk menjaga ketepatan sasaran sekaligus menghindari adanya penerima yang sudah tidak memenuhi syarat namun masih tercatat sebagai penerima bantuan.
Sahrinita menegaskan bahwa validasi dan verifikasi data menjadi bagian penting dalam setiap tahapan pelaksanaan program bantuan sosial. Dengan data yang akurat, pemerintah dapat menyalurkan anggaran secara lebih efektif dan memberikan rasa keadilan bagi masyarakat.
"Kami selalu mengingatkan seluruh pendamping PKH agar bekerja secara profesional, objektif, dan penuh tanggung jawab. Proses validasi dilakukan secara ketat agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak," jelasnya.
Ia menambahkan, petugas di lapangan juga rutin melakukan pemantauan terhadap kondisi keluarga penerima manfaat. Apabila ditemukan perubahan kondisi ekonomi yang signifikan, data akan dievaluasi kembali sehingga bantuan dapat dialihkan kepada masyarakat lain yang lebih membutuhkan.
Pemerintah Kota Bengkulu juga terus mendorong agar penerima PKH tidak bergantung selamanya pada bantuan sosial. Melalui program graduasi, keluarga penerima manfaat didampingi agar mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi secara bertahap hingga akhirnya dapat mandiri.
Program graduasi tersebut menjadi salah satu indikator keberhasilan PKH. Ketika kondisi ekonomi keluarga telah membaik, mereka diharapkan secara sukarela keluar dari daftar penerima sehingga kesempatan tersebut dapat diberikan kepada keluarga lain yang masih membutuhkan bantuan pemerintah.
Dinas Sosial menilai bantuan sosial seharusnya menjadi jembatan bagi masyarakat untuk bangkit dari kondisi ekonomi yang sulit, bukan menjadi ketergantungan jangka panjang. Karena itu, berbagai program pemberdayaan masyarakat terus didorong agar penerima memiliki peluang meningkatkan pendapatan keluarga.
Selain itu, masyarakat penerima manfaat juga diimbau menggunakan dana bantuan secara bijaksana. Prioritas penggunaan bantuan diharapkan diarahkan untuk kebutuhan pokok keluarga, biaya pendidikan anak, pemeriksaan kesehatan, hingga pemenuhan gizi ibu hamil dan balita sesuai tujuan utama Program Keluarga Harapan.
Melalui pengelolaan bantuan yang tepat, pemerintah berharap kualitas hidup keluarga penerima dapat meningkat secara bertahap. Di sisi lain, keberhasilan program ini juga bergantung pada partisipasi masyarakat dalam menjaga keakuratan data serta melaporkan apabila terjadi perubahan kondisi ekonomi penerima bantuan.
Ke depan, Pemerintah Kota Bengkulu berkomitmen untuk terus memperkuat sistem perlindungan sosial melalui peningkatan kualitas pendataan, pengawasan penyaluran, dan pendampingan kepada keluarga penerima manfaat. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan program bantuan sosial yang semakin transparan, akuntabel, dan tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra