TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<<>>> Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bengkulu meningkatkan pengawasan dan pelayanan lalu lintas selama pelaksanaan Festival Tabut 2026. Langkah ini dilakukan guna memastikan kelancaran arus kendaraan serta menciptakan kenyamanan bagi masyarakat yang memadati kawasan festival budaya terbesar di Provinsi Bengkulu tersebut.
Festival Tabut yang setiap tahunnya menjadi magnet bagi wisatawan lokal maupun luar daerah diperkirakan akan menarik ribuan pengunjung. Kondisi ini berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas, terutama di area pusat kegiatan dan lokasi parkir kendaraan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Dishub Kota Bengkulu telah menyiapkan personel yang bertugas secara bergantian setiap hari.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bengkulu melalui Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), Rusman Effendy, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyusun pola pengamanan lalu lintas dengan menempatkan petugas di sejumlah titik strategis yang menjadi pusat aktivitas masyarakat selama festival berlangsung.
Menurut Rusman, setiap hari sebanyak delapan personel Dishub diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pengaturan lalu lintas dan pengawasan parkir. Mereka bertugas secara penuh guna memastikan kendaraan dapat bergerak dengan lancar dan tidak terjadi penumpukan di ruas jalan utama.
“Personel Dishub setiap hari standby sebanyak delapan orang. Mereka ditempatkan di tiga titik utama, yakni kawasan Dekranasda, area tengah lokasi Festival Tabut, dan bagian belakang Bencoolen Mall,” ujar Rusman.
Ia menjelaskan, ketiga lokasi tersebut dipilih karena merupakan jalur utama yang banyak dilalui kendaraan dan pejalan kaki. Selain menjadi akses masuk dan keluar pengunjung, titik-titik tersebut juga sering mengalami peningkatan volume kendaraan saat kegiatan festival berlangsung.
Keberadaan petugas di lapangan tidak hanya berfungsi mengatur arus kendaraan, tetapi juga memberikan arahan kepada pengunjung terkait lokasi parkir yang telah disediakan. Dengan demikian, kendaraan tidak parkir sembarangan yang dapat menghambat kelancaran lalu lintas maupun mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.
Dishub Kota Bengkulu juga mengimbau seluruh pengendara agar mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas yang berjaga di lapangan. Kesadaran masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi yang aman dan tertib selama festival berlangsung.
Selain itu, para pengunjung diminta untuk memanfaatkan kantong-kantong parkir resmi yang telah disiapkan oleh panitia dan pemerintah daerah. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko kemacetan serta menjaga keselamatan pengguna jalan.
Festival Tabut sendiri merupakan agenda budaya tahunan yang menjadi ikon pariwisata Bengkulu. Berbagai kegiatan seni, budaya, pameran UMKM, hingga hiburan rakyat digelar untuk menarik minat masyarakat. Tingginya antusiasme pengunjung membuat koordinasi antarinstansi menjadi hal yang sangat penting, termasuk dalam aspek transportasi dan lalu lintas.
Dishub Kota Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik selama pelaksanaan Festival Tabut. Pengawasan akan dilakukan secara intensif hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan.
Dengan kesiapan personel dan dukungan masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas, diharapkan pelaksanaan Festival Tabut 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan nyaman. Tidak hanya bagi pengunjung dan pedagang, tetapi juga bagi seluruh pengguna jalan yang melintas di kawasan pusat kegiatan festival.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra