TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>
Setelah beberapa hari mengalami gangguan pasokan air bersih, pelanggan Perumda Tirta Hidayah Kota Bengkulu kini bisa kembali menikmati aliran air secara normal. Distribusi air yang sempat terhenti akibat kerusakan pipa utama telah berhasil diperbaiki oleh tim teknis perusahaan daerah tersebut.Gangguan ini bermula dari kebocoran serius pada pipa distribusi utama berdiameter DN 300 mm serta pipa subdistribusi PVC DN 80 mm yang berada di kawasan Pintu Air Tanjung Agung. Akibatnya, pasokan air ke sejumlah wilayah di Kota Bengkulu sempat terganggu selama beberapa hari dan membuat aktivitas masyarakat terhambat.
Menurut penjelasan pihak Perumda Tirta Hidayah, kebocoran tersebut terjadi karena adanya pekerjaan proyek jalan dan pembangunan sistem sanitasi pintu klep di sekitar lokasi. Aktivitas proyek tersebut diduga menyebabkan tekanan dan pergeseran tanah yang akhirnya merusak jaringan pipa utama.
Kepala Bagian Instalasi Pengelolaan Air (IPA) Surabaya Perumda Tirta Hidayah, Ir. Sadelli, mengonfirmasi bahwa proses perbaikan telah rampung dilakukan. “Tim teknis kami sudah turun langsung ke lapangan sejak awal terjadinya kebocoran. Alhamdulillah, pada Kamis sore, 6 November 2025, seluruh pekerjaan perbaikan pipa telah selesai dan pasokan air mulai kembali normal,” jelas Sadelli.
Ia menambahkan, proses perbaikan memerlukan waktu cukup lama karena posisi pipa yang rusak berada di titik sulit dengan kondisi tanah labil akibat aktivitas proyek. Meskipun demikian, tim teknis bekerja siang dan malam agar distribusi air ke pelanggan bisa segera pulih.
Pihak Perumda Tirta Hidayah juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi selama gangguan berlangsung. “Kami memahami dampak yang dirasakan masyarakat. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan melakukan pengecekan rutin agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Sadelli.
Adapun wilayah yang terdampak meliputi beberapa kecamatan dan kelurahan di Kota Bengkulu. Di antaranya Kecamatan Teluk Segara, Ratu Samban, Ratu Agung, Muara Bangkahulu, dan Sungai Serut. Beberapa kelurahan seperti Kebun Geran, Anggut Atas, Anggut Bawah, Kebun Dahri, Penurunan, Belakang Pondok, Sawah Lebar Lama, Sawah Lebar Baru, Padang Jati, Kini Balu, Rawa Makmur, Rawa Makmur Permai, Beringin Raya, Tanjung Agung, Suka Merindu, Kampung Kelawi, dan Pasar Bengkulu juga turut mengalami dampak gangguan pasokan air.
Dengan selesainya perbaikan ini, aliran air ke rumah-rumah warga berangsur lancar. Perumda Tirta Hidayah mengimbau pelanggan agar segera melaporkan ke petugas apabila masih ditemukan kendala distribusi di wilayah masing-masing.
“Setelah aliran air kembali normal, kami juga melakukan langkah flushing untuk memastikan air yang keluar dari jaringan benar-benar bersih dan layak digunakan,” tambah Sadelli.
Pihak perusahaan daerah tersebut menegaskan komitmennya dalam menjaga keberlanjutan layanan air bersih bagi masyarakat Kota Bengkulu. Selain memperkuat sistem jaringan pipa, Perumda Tirta Hidayah juga tengah menyiapkan program peremajaan infrastruktur air guna mengantisipasi kerusakan akibat aktivitas pembangunan di perkotaan.
Dengan langkah cepat dan tanggap dari tim teknis Perumda Tirta Hidayah, masyarakat kini bisa kembali beraktivitas dengan tenang tanpa kekhawatiran kekurangan pasokan air bersih.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra