TEROPONGPUBLIK.CO.ID >>><<< Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Bengkulu kini memanfaatkan teknologi AMDALNET untuk mempercepat dan mempermudah pengelolaan dokumen lingkungan. Sistem digital ini hadir sebagai solusi modern yang mendukung keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan di daerah. Aprianto, salah satu pejabat di DLHK Bengkulu, mengungkapkan bahwa AMDALNET memegang peranan penting dalam proses pengelolaan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), termasuk tahap addendum. “Dengan AMDALNET, pemerintah dan pelaku usaha dapat mempercepat proses dokumen tanpa mengurangi aspek pengawasan,” katanya, Minggu (24/11/2024).
Kepala DLHK Bengkulu, Safnizar, S.Hut, MP, menjelaskan bahwa AMDALNET tidak hanya mempercepat pengelolaan dokumen lingkungan tetapi juga meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap prosesnya. Menurutnya, sistem ini memungkinkan semua keputusan yang diambil melalui analisis yang mendalam dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. "Kami ingin memastikan bahwa setiap keputusan lingkungan telah melalui proses yang teliti dan sesuai dengan regulasi," ujar Safnizar.

Selain itu, Safnizar juga menekankan bahwa AMDALNET membuka kesempatan bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam memberikan masukan terhadap dokumen lingkungan yang sedang diproses. “Dengan adanya ruang partisipasi masyarakat, tata kelola lingkungan menjadi lebih terbuka dan inklusif,” tambahnya.
Safnizar optimis bahwa penerapan AMDALNET akan memperkuat pengelolaan lingkungan yang lebih modern dan responsif terhadap berbagai tantangan. Sistem ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan akan pengelolaan lingkungan yang lebih efisien, efektif, dan transparan.
“Sebagai bagian dari upaya kami, DLHK Bengkulu akan terus berinovasi untuk mencari solusi terbaik guna mendukung keberlanjutan lingkungan di daerah ini,” tegasnya. Dengan pemanfaatan teknologi seperti AMDALNET, DLHK Bengkulu berharap dapat menciptakan pengelolaan lingkungan yang lebih baik, berdampak positif pada masyarakat, serta menjaga keseimbangan ekosistem di Bengkulu.(ADV)
Pewarta :amg
Editing : Adi Saputra