Skip to main content

Sekda Bengkulu Hadiri Rakerwil Kemenag 2026, Perkuat Sinergi Pelayanan Keagamaan

Sekda Bengkulu Herwan Antoni menghadiri Rakerwil Kemenag 2026 dan dikukuhkan sebagai Wakil Ketua BP4 Provinsi Bengkulu masa bakti 2025–2030.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  >>><<<   Mewakili Gubernur Bengkulu, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menghadiri Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu Tahun 2026 yang digelar di Grage Hotel, Jumat (24/4/2026).

Kehadiran Sekda dalam forum strategis tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan keagamaan di daerah. Rakerwil ini menjadi agenda penting untuk menyelaraskan program kerja antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama, terutama dalam menghadapi dinamika sosial dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Dalam kesempatan itu, Herwan Antoni juga menerima amanah baru dengan dikukuhkan sebagai Wakil Ketua Dewan Pengurus Badan Penasihatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Provinsi Bengkulu masa bakti 2025–2030. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar.

Pengangkatan tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat peran BP4 dalam memberikan edukasi, pendampingan, serta pembinaan kepada masyarakat terkait kehidupan berumah tangga. BP4 memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan keluarga, sekaligus menekan angka perceraian melalui pendekatan preventif dan edukatif.

Dalam sambutannya, Herwan Antoni menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama sangat dibutuhkan untuk menciptakan pelayanan keagamaan yang inklusif dan berkualitas. Ia menekankan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga harus menyentuh dimensi spiritual dan sosial masyarakat.

“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang optimal. Pemerintah daerah siap mendukung berbagai program Kementerian Agama, termasuk penguatan peran BP4 dalam membina ketahanan keluarga,” ujar Herwan.

Rakerwil Kemenag Bengkulu Tahun 2026 ini juga menjadi forum evaluasi terhadap program kerja yang telah berjalan, sekaligus merumuskan strategi ke depan. Fokus utama diarahkan pada peningkatan kualitas layanan keagamaan, penguatan moderasi beragama, serta optimalisasi peran lembaga keagamaan dalam pembangunan daerah.

Selain itu, isu terkait pembinaan perkawinan menjadi salah satu perhatian utama dalam forum tersebut. Hal ini sejalan dengan tantangan sosial yang dihadapi masyarakat, seperti meningkatnya angka perceraian dan perlunya edukasi pranikah yang lebih masif.

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, dalam arahannya menekankan pentingnya peran Kementerian Agama sebagai garda terdepan dalam menjaga harmoni kehidupan beragama di Indonesia. Ia juga mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara pemerintah daerah dan jajaran Kemenag di Bengkulu.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan keagamaan tidak terlepas dari kerja sama yang solid antara seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat.

“Penguatan institusi keluarga melalui BP4 menjadi bagian penting dalam menciptakan masyarakat yang harmonis dan berdaya. Ini adalah fondasi utama dalam pembangunan bangsa,” ungkap Nasaruddin.

Dengan adanya Rakerwil ini, diharapkan seluruh program kerja Kementerian Agama di Provinsi Bengkulu dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. Sinergi yang terbangun juga diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas kehidupan beragama dan sosial masyarakat.

Momentum ini sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam membangun Bengkulu yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai keagamaan dan ketahanan keluarga.

Pewarta  : Amg

Editing : Adi Saputra