Skip to main content

Enggano Terangi Harapan: Pemerintah Pastikan Tak Ada Lagi Listrik Padam

Enggano Terangi Harapan: Pemerintah Pastikan Tak Ada Lagi Listrik Padam

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, melanjutkan agenda kunjungan kerjanya ke Pulau Enggano dengan meninjau langsung kondisi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di wilayah tersebut pada Kamis (10/9) siang. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk meningkatkan pelayanan dasar masyarakat di daerah terluar, khususnya dalam hal ketersediaan energi listrik yang stabil.

Dalam kunjungan ini, Mian didampingi oleh sejumlah pejabat dari lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu, serta perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri. Kunjungan lapangan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk PLTD dalam kondisi aman dan dapat menjamin operasional listrik tanpa hambatan.

"Hari ini saya berada di PLN UPTD Kecamatan Enggano. Saya pastikan bahwa buffer stock BBM sudah mencukupi untuk kebutuhan operasional selama dua bulan ke depan," kata Mian saat memberikan keterangan kepada wartawan usai melakukan peninjauan.

Menurutnya, langkah cepat dan strategis yang diambil oleh Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menjadi kunci utama dalam menjamin pasokan listrik di Pulau Enggano tetap stabil. Ia menyebut bahwa begitu jalur pelayaran menuju Enggano kembali dibuka beberapa hari lalu, Gubernur langsung mengambil tindakan dengan menginstruksikan pengiriman BBM sebagai prioritas utama menggunakan Kapal Pulau Tello.

“Pak Gubernur mengambil kebijakan cepat dengan mengalokasikan pengapalan pertama Kapal Pulau Tello khusus untuk logistik PLN. Ini bentuk perhatian dan tanggung jawab beliau terhadap masyarakat Enggano,” ujar Mian.

Langkah tersebut, lanjut Mian, membuahkan hasil positif. Saat ini, PLN Enggano memiliki cadangan BBM yang cukup untuk dua bulan ke depan. Diharapkan pengiriman selanjutnya bisa dilakukan secara rutin agar pasokan listrik tetap terjaga dan tidak terjadi pemadaman seperti yang sempat dikeluhkan masyarakat sebelumnya.

"Intervensi cepat ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menjamin pelayanan dasar masyarakat. Dengan listrik yang stabil, roda kehidupan dan ekonomi warga Enggano akan semakin membaik," tambahnya.

Wakil Gubernur juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta PT PLN (Persero), agar ke depan sistem kelistrikan di Enggano bisa lebih modern dan berkelanjutan, tak hanya bergantung pada PLTD berbasis BBM.

"Kita ingin ke depan ada pengembangan energi baru terbarukan di Enggano, seperti tenaga surya atau hybrid system, agar masyarakat bisa menikmati listrik tanpa harus tergantung pada bahan bakar fosil yang pengirimannya sangat bergantung cuaca dan kondisi pelayaran," paparnya.

Sementara itu, Kepala UPTD PLN Kecamatan Enggano, Yoyo, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat yang diambil Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam menjamin pasokan BBM ke wilayahnya. Ia menyebut bahwa selama ini tantangan utama di Enggano adalah keterbatasan transportasi laut yang kerap menghambat pengiriman logistik, termasuk BBM untuk PLTD.

"Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu, khususnya kepada Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur, yang telah memberikan atensi khusus kepada kelistrikan di Enggano. Begitu jalur laut terbuka, kami langsung mendapat pengiriman BBM untuk menjaga agar PLTD tetap beroperasi optimal," ungkap Yoyo.

Dengan kondisi ini, masyarakat Enggano dapat bernapas lega karena ancaman pemadaman listrik dapat dihindari. Harapannya, pasokan energi yang stabil dapat meningkatkan produktivitas warga, khususnya dalam sektor ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan.

Tak hanya itu, kehadiran Wakil Gubernur secara langsung di Enggano juga menjadi simbol bahwa pulau terluar ini tidak dilupakan. Pemerintah Provinsi Bengkulu menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berpusat di daratan utama, tetapi juga menyasar wilayah-wilayah perbatasan yang memiliki peran strategis bagi kedaulatan negara.

“Enggano adalah salah satu beranda terdepan NKRI. Maka sudah sewajarnya pemerintah hadir secara utuh untuk memastikan masyarakatnya hidup layak dan mendapatkan pelayanan publik yang setara,” tutup Mian.

Kunjungan ini menandai komitmen nyata dari Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk terus memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat di daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal), dan menjadi langkah awal menuju pembangunan infrastruktur energi yang lebih berkelanjutan di Pulau Enggano.

Pewarta : Amg 

Editing : Adi Saputra