TEROPONGPUBLIK.CO.ID — Malam puncak Grand Final Pemilihan Putra-Putri Kebudayaan Seluma Tahun 2025 sukses digelar dengan meriah di Taman Wisata Kota, Simpang Enam Tais, pada Selasa malam (30/9/2025).
Acara bergengsi yang bertujuan mencari duta-duta budaya terbaik daerah ini dihadiri langsung oleh Bupati Seluma, Teddy Rahman, SE., M.M., yang turut memberikan semangat kepada para finalis dan mengapresiasi tingginya antusiasme generasi muda dalam melestarikan warisan leluhur.
Kompetisi yang dimulai dengan proses seleksi ketat ini melibatkan perwakilan dari 14 kecamatan di Kabupaten Seluma. Setelah melalui berbagai tahapan seleksi dan masa karantina yang intensif, akhirnya terpilihlah sepasang pemenang yang dinilai paling unggul dalam aspek pengetahuan, bakat, penampilan, dan wawasan kebudayaan daerah.
Dua nama yang berhasil membawa pulang mahkota kehormatan malam itu adalah:
* Lutfhi Anugrah Ilahi, perwakilan dari Kecamatan Air Periukan, yang dinobatkan sebagai Putra Kebudayaan Seluma 2025.
* Lativa Berlian Cahya, dari Seluma Selatan 1, yang terpilih sebagai Putri Kebudayaan Seluma 2025.
Para finalis tampil memukau di atas panggung, menampilkan pesona khas daerah dalam balutan busana daerah yang elegan. Mereka tidak hanya menunjukkan beragam keterampilan dan bakat yang dimiliki, tetapi juga menguji kemampuan mereka dalam menyampaikan gagasan visioner mengenai pentingnya pelestarian budaya dan kontribusi mereka terhadap pembangunan daerah di hadapan dewan juri.
Dalam sambutannya, Bupati Teddy Rahman menegaskan pentingnya peran kegiatan ini bagi masa depan budaya Seluma. Beliau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah berani unjuk gigi, panitia penyelenggara, serta semua pihak yang telah mendukung suksesnya acara.
"Pemilihan Putra dan Putri Kebudayaan ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sebuah wadah strategis untuk menumbuhkan dan memupuk kecintaan mendalam generasi muda terhadap budaya daerah kita," ujar Bupati Teddy.
Bupati Teddy juga menyampaikan harapannya agar para pemenang dan seluruh finalis dapat menjalankan tugas mereka sebagai duta kebudayaan dengan penuh tanggung jawab. Mereka diharapkan mampu menjadi representasi terbaik Kabupaten Seluma, tidak hanya untuk mempromosikan kekayaan seni dan budaya lokal di tingkat Provinsi Bengkulu, tetapi juga untuk membawa nama baik Seluma ke kancah nasional.
Kegiatan ini secara keseluruhan diharapkan menjadi momentum penting bagi seluruh generasi muda Seluma untuk semakin mencintai, menghargai, dan melestarikan warisan budaya yang tak ternilai harganya. Dengan adanya duta-duta kebudayaan yang berwawasan, Seluma optimis dapat meningkatkan daya tarik daerah di sektor pariwisata dan seni budaya, menjadikannya destinasi yang menarik untuk dikunjungi.
Kemenangan Lutfhi dan Lativa menjadi awal dari perjalanan mereka dalam mengemban misi budaya, membawa semangat baru untuk memperkenalkan dan menjaga identitas Kabupaten Seluma.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra