TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>> Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, secara resmi mengukuhkan kepengurusan baru Persatuan Penjahit Wanita Bengkulu (PPWB) periode 2024-2029. Acara pengukuhan ini dilaksanakan di Balai Raya Semarak, Bengkulu, dan disaksikan oleh sejumlah pejabat daerah serta para penjahit wanita yang tergabung dalam organisasi tersebut.
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi PPWB untuk semakin bersinergi dengan pemerintah dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif di Bengkulu, khususnya di bidang fashion yang berbasis pada kekayaan budaya lokal. Gubernur Rohidin menekankan bahwa peran PPWB sangat penting dalam memajukan ekonomi daerah, mengingat fashion merupakan salah satu industri kreatif yang memiliki potensi besar untuk berkembang di Bengkulu.
Dalam sambutannya, Gubernur Rohidin menyatakan dukungannya terhadap organisasi PPWB dan berharap agar para pengurus baru dapat mengemban amanah dengan baik, serta berinovasi dalam menciptakan produk fashion yang mengangkat kearifan lokal. Menurutnya, industri fashion berbasis budaya tidak hanya dapat menggerakkan perekonomian, tetapi juga berperan dalam melestarikan identitas dan warisan budaya daerah.
"Pemerintah Provinsi Bengkulu sangat mendukung keberadaan PPWB. Kami berharap organisasi ini menjadi wadah bagi para penjahit wanita Bengkulu untuk berkreasi dan berinovasi, serta menghasilkan produk-produk fashion berkualitas yang dapat bersaing di pasar regional maupun nasional," ujar Rohidin.
Tidak hanya itu, Gubernur Rohidin juga menekankan pentingnya perlindungan bagi para penjahit wanita yang tergabung dalam PPWB. Ia mendorong agar seluruh anggota PPWB terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan sebagai langkah untuk memberikan perlindungan sosial dan kesejahteraan bagi mereka.
"Melalui perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, kita ingin memastikan bahwa para penjahit tidak hanya dapat berkarya dengan tenang, tetapi juga terlindungi dari berbagai risiko kerja yang mungkin mereka hadapi. Ini adalah bagian dari upaya kita untuk meningkatkan kesejahteraan para pekerja, terutama di sektor informal seperti penjahit," jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ratna Dewi selaku Ketua Umum PPWB yang baru dilantik, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Gubernur Rohidin dan seluruh pihak yang telah mendukung organisasi tersebut. Ia menegaskan bahwa PPWB akan terus berkomitmen untuk bersinergi dengan pemerintah dalam memajukan sektor fashion di Bengkulu.
"Kami berterima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Gubernur Rohidin dan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Dalam masa kepengurusan ini, kami bertekad untuk melanjutkan visi organisasi dengan memfokuskan diri pada pelestarian budaya Bengkulu melalui karya fashion. Kami percaya bahwa dengan bekerja sama, kita bisa memberikan kontribusi yang signifikan dalam membangun daerah ini," ujar Ratna.
Ratna juga menambahkan bahwa dalam lima tahun ke depan, PPWB akan berfokus pada beberapa program strategis. Salah satunya adalah meningkatkan kualitas dan daya saing produk fashion Bengkulu, baik di pasar lokal maupun nasional. Selain itu, mereka juga akan mendorong pengembangan kapasitas para penjahit melalui pelatihan-pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri saat ini.
Sebagai penutup, Gubernur Rohidin mengajak seluruh anggota PPWB untuk bekerja dengan semangat dan terus mengembangkan kreativitas dalam menciptakan produk-produk yang tidak hanya bernilai ekonomis, tetapi juga mengandung nilai-nilai budaya lokal. Ia juga berharap agar organisasi ini dapat menjadi salah satu motor penggerak ekonomi kreatif di Bengkulu.
"Kita memiliki potensi besar di bidang fashion, terutama dengan kekayaan budaya yang kita miliki. Melalui kreativitas dan inovasi, saya yakin produk-produk fashion dari Bengkulu dapat dikenal lebih luas, bahkan hingga ke tingkat internasional," pungkas Rohidin.
Dengan pelantikan ini, diharapkan PPWB dapat semakin berperan aktif dalam menggerakkan perekonomian Bengkulu, serta memperkuat identitas budaya daerah melalui produk-produk fashion berkualitas.
Pewarta : Herdianson
Editing : Adi Saputra