TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu terus memperluas perlindungan kesehatan bagi masyarakat, khususnya warga yang berada dalam kondisi ekonomi kurang mampu. Melalui program Universal Health Coverage (UHC), pemerintah daerah memastikan masyarakat yang telah terdaftar dalam kepesertaan BPJS Kesehatan yang dibiayai APBD dapat memperoleh pelayanan medis tanpa terbebani persoalan biaya.
Komitmen tersebut terlihat dari jumlah warga yang kini telah masuk dalam skema jaminan kesehatan gratis. Berdasarkan data BPJS Kesehatan per Agustus 2026, tercatat 28.014 jiwa warga Kota Bengkulu telah memperoleh perlindungan melalui program BPJS Gratis yang pembiayaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bengkulu.
Program tersebut menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat, terutama akses terhadap pelayanan kesehatan, dapat terpenuhi secara berkelanjutan.
Bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi, keberadaan jaminan kesehatan memiliki arti penting. Ketika salah satu anggota keluarga harus menjalani pengobatan atau membutuhkan perawatan di rumah sakit, persoalan biaya sering kali menjadi kekhawatiran utama. Dengan kepesertaan BPJS yang ditanggung pemerintah, beban tersebut dapat ditekan sehingga masyarakat bisa lebih fokus pada proses pemulihan.
Kepala Bagian Kepesertaan BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu, Ricco Hanggara, mengapresiasi langkah Pemkot Bengkulu yang terus mempertahankan pembiayaan kepesertaan masyarakat melalui APBD.
Menurutnya, program tersebut memberikan manfaat langsung kepada warga, terutama mereka yang membutuhkan pelayanan kesehatan dengan biaya relatif besar.
“Alhamdulillah, program Pemkot benar-benar sangat membantu masyarakat. Ketika masyarakat sudah terdaftar BPJS gratis, mereka yang sakit dan membutuhkan biaya besar tidak perlu takut lagi karena sudah dijamin oleh Pemerintah Kota Bengkulu dan BPJS Kesehatan,” ujar Ricco, Kamis (27/8/2026).
Menyisir Warga yang Belum Terdaftar
Pemkot Bengkulu tidak ingin cakupan program berhenti pada jumlah peserta yang sudah terdata. Pemerintah daerah juga mendorong pendataan secara lebih aktif agar masyarakat kurang mampu yang belum mendapatkan perlindungan tidak tertinggal.
Langkah tersebut dilakukan dengan melibatkan jajaran kecamatan hingga ke wilayah kelurahan. Seluruh camat di Kota Bengkulu diarahkan untuk melakukan pemetaan terhadap warga yang dinilai membutuhkan bantuan kepesertaan BPJS melalui skema pembiayaan pemerintah.
Pendekatan langsung di tingkat wilayah dinilai penting karena kondisi sosial ekonomi masyarakat dapat berubah. Ada warga yang sebelumnya mampu membayar iuran secara mandiri, tetapi kemudian mengalami kesulitan ekonomi. Sebaliknya, terdapat pula masyarakat kurang mampu yang belum mengetahui mekanisme untuk memperoleh jaminan kesehatan dari pemerintah.
Karena itu, pendataan dan pembaruan informasi kepesertaan menjadi bagian penting dalam memastikan program BPJS Gratis benar-benar tepat sasaran.
Jaminan Kesehatan Jadi Prioritas
Pemkot Bengkulu berharap penguatan UHC tidak hanya meningkatkan jumlah masyarakat yang memiliki jaminan kesehatan, tetapi juga memperkuat kepastian warga dalam mendapatkan pelayanan ketika membutuhkan perawatan.
Kebijakan tersebut sekaligus menunjukkan upaya pemerintah daerah menghadirkan pelayanan publik yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung. Dengan dukungan BPJS Kesehatan dan pembiayaan APBD, warga kurang mampu diharapkan tidak lagi menunda pengobatan hanya karena persoalan keterbatasan biaya.
Pemkot Bengkulu pun menegaskan bahwa pengawasan terhadap data penerima akan terus dilakukan. Peran camat dan perangkat kewilayahan menjadi penting untuk menemukan warga yang memenuhi kriteria namun belum masuk dalam program.
Dengan semakin kuatnya koordinasi dari tingkat pemerintah kota hingga kecamatan, program jaminan kesehatan gratis diharapkan mampu memberikan perlindungan yang lebih merata.
Bagi masyarakat, kehadiran BPJS Gratis bukan sekadar program administratif, melainkan bentuk perlindungan ketika menghadapi kebutuhan kesehatan yang tidak terduga. Pemerintah Kota Bengkulu berupaya memastikan hak masyarakat atas pelayanan kesehatan tetap menjadi bagian penting dari pembangunan daerah.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra